Korban Banjir Selayar Sudah Tinggalkan Posko Pengungsian

MEDIA SELAYAR. Banjir dan kondisi cuaca di Kabupaten Kepulauan Selayar berangsur normal, setelah sebelumnya selama dua hari, Selasa dan Rabu (23/1) diterjang angin kencang sertai hujan, yang menyebabkan banjir disejumlah area di daerah ini telah menelan korban jiwa dan harta benda serta ratusan warga terpaksa mengungsi, baik itu ke lokasi pengungsian maupun mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman.
Seperti yang terpantau hari ini, Kamis 24 Januari 2019, Posko Pengungsian di Gedung Juang 45 sudah mulai ditinggalkan warga terdampak banjir, yang sebelumnya dievakuasi ke tempat ini.
Ratusan warga yang sebelumnya mengungsi ke Posko Induk Evakuasi dan Pengungsian di Gedung Juang 45, sudah kembali ke rumah masing-masing, jelas Drs. Ridwan, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kendati demikian Tim Tagana Dinsos dan beberapa personil BPBD serta petugas lainnya masih terlihat bersiaga ditempat ini. Termasuk dapur umum di depan pintu utama geduang juang 45, yang dimanfaatkan selama dua hari ini masih terus buka.
Terpantau juga kendaraan operasional Tim Tagana masih terlihat siaga.
Sumber : Release Humas
Editor : A. Lolo
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR | JAKARTA— Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar menyatakan bahwa pemerintah perlu meningkatkan cadangan untuk mengantisipasi ...
-
MEDIA SELAYAR ■ Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan memiliki “kontrol penuh” atas jalur air strategis tersebut, dengan seranga...
-
MEDIA SELAYAR ■ TEHERAN — Ribuan orang berkumpul di Minab, Iran, untuk pemakaman massal bagi mereka yang tewas pada hari Sabtu lalu, ketik...
-
MEDIA SELAYAR — JAKARTA — Perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah merupakan kekhawatiran serius bagi pemerintah Indonesia. Lebih jau...
-
MEDIA SELAYAR ■ Patroli gabungan prajurit Koops TNI Papua di Nabire, Papua Tengah, berhasil memukul mundur kelompok bersenjata pimpinan Da...

