TOP THIS BLOG

Selayar. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

MediaSelayar

Medianya Orang Selayar

Pemkab Kep.Selayar Peringati Maulid

Penulis Media Selayar TV on Senin, 28 Januari 2013 | 12.16.00

Maulid Selayar

MEDIA SELAYAR. Peringatan kelahiran Nabi Muhammad atau Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H di Mesjid Agung Al-Umaraini, dirayakan dengan meriah oleh warga muslim Kepulauan Selayar, Sabtu (26/1) malam. Peringatan Maulid ini diselenggarakan oleh Pemkab Kepulauan Selayar bekerjasama dengan PHBI dan pengurus Mesjid Agung Al-Umaraini.

Sejumlah pejabat penting hadir, diataranya Bupati Syahrir Wahab, Ketua DPRD Hasanuddin Chaer, BA Wakil Bupati H. Saiful Arif, SH, Sekkab DR. H. Zainuddin, SH. MH Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua TP. PKK Hj. Norma Syahrir serta warga Muslim lainnya.

H. Syahrir Wahab mengatakan patut disyukuri karena daerah kita dikarunia oleh sumberdaya yang berlimpah. Untuk meningkatkan daya saing dengan daerah daerah lain maka sumber daya itu harus diolah dan dikembangkan. Etos kerja aparat dan masyarakat harus ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bersama.

Meskipun ada potensi ancaman kerusakan alam akibat cuaca ekstrim akhir-akhir ini, tetapi kita harus menghadapainya dengan menjalin persatuan dan kerjasama.

“ Bencana yang ada itu adalah merupakan peringatan dari Allah sebagai pembelajaran bagi kita semua. Harusnya kita harus menyadari itu semua, bahwa kerusakan itu terjadi akibat tangan-tangan manusia sendiri”. Kata Syahrir Wahab.

Ditambahkan sebagai umat Muslim hendaknya kita menyadari pentingnya perilaku hidup yang Islami. Hal ini dapat membentuk keseimbangan hubungan hidup antara manusia dengan sesama manusia, serta antara manusia dangan alam sekitarnya.

Sementara Ustadz H. Saiful Arif yang juga adalah Wakil Bupati Kepulauan Selayar dalam hikmah Maulidnya mengatakan, pada zaman perang uhud Rasulullah SAW pernah mengalami kerugian besar diakibatkan karena ketidakdisiplinan pasukannya. Hikmah dari ketidakdsisplinan adalah bukan hanya merugikan diri sendiri tetapi merugikan orang lain. Penyakit kurang disiplin inilah yang banyak dihinggapi oleh umat manusia.

Selain itu kata Saiful Arif penyakit hati yang paling berbahaya dalam kehidupan manusia adalah iri hati. Penyakit ini biasa di namakan penyakit SMS alias susah melihat orang senang.(Im/Humas)


Pemulangan Logistik Dari Wilayah Kepulauan Selayar Kembali Terhalang Cuaca

Penulis Media Selayar TV on Kamis, 24 Januari 2013 | 14.03.00

Zulfinas Indra

Kondisi cuaca adalah salah satu kendala Kpud Kep.Selayar dalam pelaksanaan Pemilukada Gub/Wagub di daerah pemilihan Kabupaten Kepulauan Selayar. Khususnya dalam distribusi Logistik, dimana untuk 5 (lima) kecamatan yang berada diwilayah kecamatan Kepulauan pada tahapan distribusi logistik pilgub yang lalu, surat suara dan kelengkapan pemilihan terpaksa mengggunakan Helikopter bantuan dari Kodam VII Wirabuana yang merupakan BKO Mabes TNI.

Kondisi cuaca yang sama kembali dihadapi KPUD Selayar dalam hal pemulangan logistic dari Ppk ke Kpud Ke.Selayar. Dan direncananakan masih akan tetapmenggunakan bantuan helikopter puma seperti pada saat pendistribusian.

Ketua Kpud Kep.Selayar Sulfinas Indra (24/1) menjelaskan bahwa, untuk distribusi pemulangan Logistik dari PPK wilayah Kecamatan Pulau ke KPUD akan dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2013 mendatang dengan menggunakan pelayaran kapal Rakyat atau Jolloro. Akan tetapi rencana tersebut kemungkinan besar tidak bisa terlaksana mengingat kondisi cuaca diperairan Selayar belum bersahabat . Dan untuk hal tersebut KPUD Selayar akan berkoordinasi ke KPU Sulsel untuk meminjam Helikopter milik Polda Sulselbar atau milik perusahaan Marina, itu kalau cuaca tidak memungkinkan jelas Sulfinas.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Secara teknis meskipun nantinya kami terpaksa menggunakan Helikopter tentu Kapasitasnya tidak sama dengan helicopter M17 Milik TNI yang kita gunakan dalam distribusi yang lalu, sehingga kemungkinan Helikopter hanya akan memuat BAP perhitungan Suara dengan menggunakan 1 (satu) peti suara, selebihnya kami tetap akan menggunakan Kapal rakyat untuk mengangkut sisa logistik dengan menunggu kondisi cuaca membaik. Waktu kami Paling lambat tanggal 29 januari 2013 Rekap tingkat kabupaten harus dilaksanakan, karena rekap suara tingkat propinsi akan dilaksanakan antara tanggal 30 s/d 31 Januari 2013, dan tentunya kami berharap agar semuanya tetap berjalan sesuai rencana.

Sementara itu dari pantauan di kantor Kpud kep.Selayar masih berlangsung kesibukan penyusunan bahan rekap dari hasil perolehan suara yang dikirim dari Ppk kecamatan daratan. Setidaknya percepatan kelengkapan untuk pengumuman hasil perolehan suara dari wilaya pemilihan Kabupaten Kep.Selayar yang dimenangkan pasangan nomor urut 2 Sayang dari hasil perhitungan sementara segera akan ditetapkan mengikuti jadwal. (Oi)

Sampah Kiriman Ombak Musim Barat Penuhi Pantai Selayar

Add captionTumpukan sampah merupakan kiriman dibawa oleh gelombang pasang dipantai barat Selayar yang menerjang pesisir kepulauan Selayar sepanjang kurang lebih 100 km dengan volume ratusan kubik ton hingga saat ini terlhat memenuhi pantai sepanjang pantai barat. 
Setidaknya setiap hari volumenya akan semakin bertambah. Sampah kiriman ini kebanyakan sampah plastik, kayu dan kaleng dan botol bekas. Bila sampah kirimannya berada di pantai yang bukan merupakan wilayah pemukiman warga maka masih agak mending karena tidak mengganggu aktifitas dari lokasi yang ditumpuki sampah atau mengganggu karena bau yang dikeluarkan oleh sampah-sampah lama yang telah mulai membusuk. Belum lagi tidak enak dipandang mata dan sangat rawan mengancam bagi kesehatan warga khususnya anak-anak.

Dari pantauan dalam sepekan terakhir di Kecamatan Benteng, Kecamatan Bontosikuyu, Kecamatan Buki, Kecamatan Bontomatene dan Kecamatan Bontomanai khsususnya yang wilayah kecamatan tersebut yang berada di pinggir pantai barat Selayar sangat banyak tumpukan tumpukan sampah yang telah memasuki wilayah pemukiman dan masuk ke badan jalan, seperti di kecamatan Buki tepatnya ditanjung Sumingi Borong-borong. (R.01)

Kapolres Kep.Selayar Tingkatkan Kesiagaan

Penulis Media Selayar TV on Rabu, 23 Januari 2013 | 00.38.00

Kapolres Kep.Selayar


Hingga upaya perhitungan cepat dari beberapa tempat pemungutan suara di beberapa posko pemenangan pasangan kandidat gubernur Sulawesi-selatan peserta pemilihan, kondisi kemanan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar terus dipantau oleh aparat keamanan khususnya pihak kepolisian Selayar yang kita kenal bahwa kondisi daerahnya adalah kepulauan dan bergunung gunung hingga ke pelosok. Pemantauan kondisi kemanan ini dilakukan oleh pihak Kepolisian dengan mengerahkan seluruh personil Polres Selayar sebanyak 300 personil lebih termasuk yang disiagakan dibeberapa titik rawan dan polsek.

Kapolres Kep.Selayar Akbp.HSetiadi SH.MH kepada media (22/1) bahwa apapun jenis informasi dan kegiatan yang menurut penilaian kami dapat menjadi pemicu kerawanan kamtibmas maka kami akan segera melakukan tindakan, termasuk melakukan pantauan keliling selama pelaksanaan pemilihan hingga usainya perhitungan suara di tps. 

Setiadi juga menjelaskan bahwa Kepolisian Selayar dalam mengamankan wilayah hukum Polres Kep.Selayar di 11 Kecamatan menggaet kalangan amatir Radio dari ORari dalam Bantuan Komunikasi jelasnya seusai mendatangi Posko Kapal Induk Selayar untuk mengingatkan dan mendata kegiatan pasca perhitungan cepat yang dikahawatirkan bisa memicu konflik. 

Hingga pelaksanaan perhitungan suara di wilayah ini terpantau masih aman dan terkendali namun tetap kami siaga penuh hingga perhitungan perolehan suara tetap selesai diumumkan mengingat potensi kerawanan pasca pilgub cukup tinggi. Termasuk adanya kegiatan arak-arakan pasca perhitungan suara cepat yang langsung mendapat pantauan dan peringatan langsung dari Kapolres karena dinilai bisa menjadi pemicu kerawanan.

Sementara itu pelaksanaan perhitungan suara di Tps-tps Se-kabupaten Kep.Selayar yang wilayahnya tidak terjangkau signal seluler dan telepon kabel digunakan sarana komunikasi radio melalui organisasi amatir radio selayar (ORARI) dan sebagian menggunakan telepon satelit untuk daerah yang berada paling luar berbatasan dengan Nusa Tenggara dan tidak ada station amatir di tempat tersebut. (redaksi)


Bupati Kep.Selayar Resmikan Pemanfaatan Penyulingan Air Laut Menjadi Air Tawar

Penulis Media Selayar TV on Sabtu, 19 Januari 2013 | 21.13.00

Drs.H.Syahrir Wahab MM

MEDIA SELAYAR. Bupati Kepulauan Selayar Drs.H.Syahrir Wahab MM yang meresmikan pemanfaatan pabrik penyulingan air laut menjadi air tawar pada hari ini Sabtu (19/1) di Desa Kahu-Kahu tepatnya di Dopa Selatan yang dihadiri ratusan warga di 3 desa yang berada di pulau Pasi Gusung. 

Dalam sambutannya, H. Syahrir Wahab menyampaikan ungkapan rasa syukur dan gembira yang sangat dalam karena terbukti bahwa perhatian pemerintah terhadap masyarakatnya sangatlah tidak pernah putus. Bisa dibayangkan ketika pemerintah pusat kemudian memberikan bantuan mesin penyulingan air laut menjadi air tawar melalui sektor perikanan kelautan yang pada dasarnya melalui perjuangan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar tentunya tegas H. Syahrir Wahab. 

Dan selanjutnya meresmikan pemanfaatan mesin seharga 1,7 M yang buatan Denmark yang mempunyai nilai khusus bagi ribuan masyarakat di pulau pasi Gusung. Dalam peresmian tersebut Bupati yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Hj.Norma Syahrir serta Muspida diantaranya Kapolres dan Dandim 1415 Selayar dan sejumlah kepala SKPD serta camat sekabupaten Selayar mencicipi langsung air tawar tanpa dimasak namun telah lolos uji laboratorium tidak mengandung kuman dari hasil penyulingan air laut menjadi air tawar siap konsumsi.

Sementara itu DR.Ir.Marjani Sultan Msi kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Kep.Selayar menegaskan bahwa mesin penyulingan air laut menjadi air tawar ini adalah buatan Denmark yang sangat ramah lingkungan karena pembangkitnya menggunakan listrik tenaga matahari. 

Yang spesifik dari hasil penyulingan air laut menjadi air tawar ini menurut Marjani yakni munculnya sari air laut Nigarin yang mengandung magnesium tinggi dan bila diminum dapat menyembuhkan beberapa penyakit dalam diantaranya penyakit kencing manis , jantung dan darah tinggi. 

Selain itu sari air laut atau Nigarin ini dapat juga dijadikan sebagai bahan pencampur bedak kecantikan pada wanita khususnya karena memperhalus kulit. Dan perlu diketahui bahwa pabriuk penyulingan air laut menjadi air tawar bagi warga di 3 desa ini pada dasarnya akan menjadi sebuah proyek percontohan bagi pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dari sektor dunia perikanan dan kelautan. Yang pasti dari 60 unit di Indonesia baru Selayar yang bisa dimanfaatkan tegas Marjani Sultan.

Seusai peresmian, ratusan warga masyarakat Kahu-Kahu, Bonto Borusu Dan Bonto Lebang bahkan sangat berterima kasih pada pemerintah atas bantuan sumber air tawar yang sudah selama ini menjadi beban bagi warga. (red)

Bapembdeskel Selayar Tingkatkan Sistem Pengawasan Dalam Peningkatan Pembangunan Desa

Ahmad Aliefyanto

MEDIA SELAYAR. Sistem pengawasan terhadap peningkatan pembangunan Desa untuk tahun 2013 ini akan menjadi salah satu program prioritas Badan Pemberdayaan Pemerintahan Desa dan kelurahan (Bapemdeskel) pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. 

Hal ini dilaksanakan demi terwujudnya pemerintahan desa yang transfaran sesuai amanat Undang-Undang dan aturan menyangkut program peningkatan pembangunan pedesaan. Khusus di Kabupaten kepulauan Selayar hal ini telah terlaksana dalam beberapa tahun terakhir dan terkhusus dalam tahun 2013 ini akan pengawasan akan semakin ditingkatkan khususnya dalam pnggunaan DAU Desa TA 2013 yang 70% diarahkan pada pemberdayaan masyarakat Desa.

Drs.Ahmad Aliefyanto MM Kepala Bapemdeskel Kep.Selayar menegaskan dihadapan media bahwa tingkat pengawasan untuk tahun angaran 2013 akan semakin ditingkatkan dengan pelibatan unsur pers sebagai mitra Bapemdeskel dalam koridor pemberitaan media sebagai fungsi kontrol. 

Hal ini sangat diharapkan segera terlaksana berhubung cakupan pelaporan dan pelaksanaan administrasi DAU Desa kerap menjadi sebuah hal yang sangat perlu terpublis. Ini juga menyangkut keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan administrasi pembangunan desa yang tentu akan menjadi pendorong terhadap jajaran pengelola desa semakin disiplin dan semakin terarah. 

Menyangkut pengaduan masyarakat, Aliefyanto kemudian mengemukakan akan dibuatkan sebuah layanan pengaduan dari masyarakat pedesaan dalam bentuk layanan aduan sms yang terbuka 24 jam. Hal ini dimungkinkan sebagai wujud peran serta masyarakat dalam peningkatan pembangunan desanya. Insya Allah akan kami umumkan setelah regulasinya selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama. (red)

Penyeberangan Feri Bira-Pamatata Selayar Masih Tutup Pelayaran

Penulis Media Selayar TV on Selasa, 15 Januari 2013 | 18.40.00

Paqmatata Selayar
Pelabuhan Feri Bira 
MEDIA SELAYAR. Pelabuhan Feri Pamatata-Bira (Bulukumba) masih tertutup untuk pelayaran kapal Feri yang setiap harinya menyeberangkan warga tujuan Selayar begitupun sebaliknya warga yang mau keluar Selayar dan hal ini telah berlangsung sejak hari Minggu lalu. 

Kondisi ini dipastikan masih akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Dimana perairan selat Selayar yang merupakan jalur utama pelayaran kapal feri di penyeberangan ini masih dinilai tidak aman bagi pelayaran kapal apapun.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar H.Saiful Arif SH membenarkan hal ini dan menjelaskan bahwa pengelola telah bersurat ke Pemerintah Kabupaten. Insya Allah akan kembali beroperasi pada hari Kamis 17 Januari nanti jelasnya.

Pengelola Perwakilan Aneka juga membenarkan bahwa armada Bus mereka akan beroperasi pada Kamis 17 januari yang akan datang, baik yang dari Makassar maupun dari Selayar. (red)

KNPI Koordinasi Bantu Korban Cuaca Ekstrim Selayar

Aji Sumarno dan Patta bau

MEDIA SELAYAR. Menyikapi banyaknya korban yang disebabkan oleh cuaca ekstrim dalam dua pekan terakhir di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, pengurus KNPI terpanggil melakukan kegiatan sosial dengan berupaya menyalurkan bantuan kepada warga korban angin kencang dan ombak air laut pasang.

Aji Sumarno SSTP Ketua KNPI Kep.Selayar didampingi Pata Bau S.Sos Sekrtetarisnya hari ini melakukan rapat konsolidasi kegiatan sosial dimaksud. Pada intinya dalam waktu dekat ini jajaran pengurus KNPI Kep.Selayar akan turun langsung memberikan bantuan kepada warga di seluruh Selayar. Kami tinggal menunggu data dari rekan-rekan pengurus kecamatan yang akan kami cocokkan jumlah dan bentuk bantuan yang akan disalurkan jelas Sekretaris KNPI Patta Bau S.Sos.

Sementara itu ditempat yang sama Aji Sumarno enggang berkomentar panjang dan hanya menyatakan bahwa bukan kepedulian dari kami tapi ini adalah wujud dan rasa yang terpanggil untuk membantu kepada sesama. (Sigit)

Nelayan Masih Takut Melaut, Harga Ikan Mahal

Nelayan, Masih Takut Melaut, Harga, Ikan ,Mahal

MEDIA SELAYAR. Ratusan Nelayan di Kepulauan Selayar memilih tidak melaut menyusul masih belum menentunya kondisi alam yang terus melanda daerah perairan Kepulauan selayar. Sebutlah puluhan nelayan bagang di padang Kecamatan Bontoharu terpaksa memarkir perahu bagangnya di pelataran pelabuhan yang aman dari terjangan gelombang dan angin kencang. 

Kondisi ini telah hampir dua pekan lamanya. Para nelayan memilih memperbaiki beberapa bagian perahu mereka yang rusak dari pada harus melaut dengan resiko naas akan menimpa padahal saat ini kondisi keuangan keluarga sangatlah memprihatinkan. 

Belum lagi bila kemudian terlilit utang seperti saya ujar Andi Syurga seoarang nelayan bagang (15/1) dipelataran pelabuhan depan perahu Bagangnnya diparkir. Mending kalau punggawa pemilik perahu Pak, kalau seperti kami ini yang hanya ikut menjadi sawing (abk) mau kemana mengadu kecuali kepada punggawa mengutang dulu nanti operasi baru dipotong ungkapnnya .

Selain nelayan Bagang yang tidak melaut, nelayan pemancing dan pukat juga tidak mau mengambil resiko melaut. Kondisi ini nyaris sama disemua perkampungan nelayan. Akibanya ikan laut dipasaran langka dan mengalami peningkatan harga.

Untung kalau ada ikan laut Pak, kalau ikan bandeng dan telur serta tempe saja kadangkala yang terlihat, ujar Nirmala salah seorang ibu rumah tangga dipasar Senteral Bonea Benteng (15/1) . Kalau biasanya harga ikan simbula paling murah dipasar ini hanya 5ribu rupiah per 20 ekor, saat sekarang harganya 20 ribu per 5 ekor. Ikan bandeng yang biasanya hanya 5 ribu rupiah kini mencapai 20ribuan yang agak besar. 

Belum lagi hasil hasil lainnya juga naik dengan alasan cuaca buruk . Seperti telur juga mengalami kenaikan hingga 1500 rupiah perbutir sementara pilihan lainnya kosong misalnya tempe dan tahu kadang kala kosong. Kondisi ini telah berlangsung sejak dua pekan terakhir selama cuaca ekstrim menimpa wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar (red)


WAKIL BUPATI SERAHKAN BANTUAN KEPADA KORBAN CUACA EKSTRIM

Wakil Bupati Selayar

MEDIA SELAYAR. Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, SH menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para korban akibat cuaca ekstrim yang terus melanda wilayah Selayar selama beberapa pekan terakhir. Bantuan yang diserahkan berupa beras dan ikan kaleng di Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu, Senin (14/1) pagi.

Wakil Bupati didampingi oleh Kadis Sosial Drs. Saharuddin, MM, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) H. Edi Sujarman, S.Pd, Camat Bontoharu Martajuddin bersama Kepala Desa Bontosunggu.

Terjangan angin kencang dan banjir luapan air laut mengakibatkan puluhan rumah yang berdiri dibibir pantai Desa Bontosunggu mengalami kerusakan. Tercatat 30 buah rumah warga rusak, termasuk yang kerusakan atap serta dinding jebol.

Terkait dengan itu Wakil Bupati meminta agar Kepala Desa Bontosunggu mendata secara detail jumlah rumah yang mengalami kerusakan, supaya bantuan yang ada segera tersalurkan.

Sementara di Dusun Tile-Tile Desa Patikarya Kecamatan Bontosikuyu puluhan rumah juga mengalami kerusakan. Wakil Bupati H. Saiful Arif, SH yang meninjau langsung ke tempat tersebut, memerintahkan Kades Patikarya, supaya mendata jenis kerusakan agar bantuan yang turun nantinya sesuai dengan harapan masyarakat.

Di Desa Bukit Timur Kecamatan Buki Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban meninggal akibat ekstrimnya cuaca dalam sepekan terakhir. Patta Muluk warga Desa Bukit Timur meninggal setelah beberapa hari dirawat di RSUD KH. Hayyung. Ia tertimpa 4 buah kelapa yang masih melekat pada pelepahnya berasal dari pohon kelapa disamping rumahnya jatuh menghantam kepala dan tubuhnya saat dirinya terlelap disamping istrinya. Kejadian nahas ini terjadi pada Senin (7/1) sekitar pukul 05.00 Wita jelang pagi. kejadian ini sempat menghebohkan warga desa Buki Timur. (IM/Humas)

Bantuan Ke Warga Mulai Disalurkan, Miliaran Kerugian Dari Kerusakan Infrastruktur

Penulis Media Selayar TV on Senin, 14 Januari 2013 | 15.00.00

Cuaca ,Selayar

Rakor Penanganan Bencana Di Ruang Rapat Pimpinan, Angin kencang dan terjangan gelombang pasang yang menimpa kabupaten Kepulauan Selayar hingga saat ini (14/1) terus berlanjut. Sebagian masih khawatir akan terjadi susulan yang kembali menimpa pemukiman warga kepulauan Selayar yang kebanyakan berdomisili dipesisir barat Kabupaten Kepulauan Selayar. Tercatat 11 kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Selayar terkena dampak dari angin kencang ini. Belum lagi yang domisilinya di pantai barat yang terancam dengan ombak air laut pasang.

Kendati belum dinyatakan sebagai akhir dari musim cuaca ekstrim tepatnya selama musim angin barat hingga pertengahan bulan maret yang akan datang namun kerugian yang disebabkan oleh angin kencang dan gelombang pasang di daerah ini ditaksir telah mencapai miliaran rupiah. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kepulauan Selayar sesaat setelah memerintahkan kepada semua kepala Kecamatan untuk segera melakukan pendataan jumlah kerugian selanjutnya. 

Khususnya kerugian dan kerusakan rumah-rumah warga untuk segera diberi bantuan. Hal ini sebagai upaya dan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi bencana dengan forum muspida dan skpd di ruangan rapat pimpinan beberapa hari sebelumnya. Dalam Rakor penanganan Bencana di Selayar diperoleh laporan dari pemerintah kecamatan, melalui 9 camat dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten ini bahwa total kerugian sementara berkisar Rp4,6 miliar lebih diantaranya kerusakan jalan, tanggul penahan ombak, saluran pengairan belum tercatat kerusakan jaringan listrik, rumah rumah warga dan fasilitas perkantoran di beberapa wilayah kepulauan.

Sementara press release yang disampaikan Gunawan Redha Humas pemkab Kepulauan Selayar didampingi Kasubag Pemberitaan Humas Andi Imran K berisi himbauan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan selayar agar warga masyarakat Selayar waspada terhadap cuaca ekstrim yang saat ini menimpa Kabupaten Kepulauan Selayar. Diminta kepada warga Selayar yang akan beraktifitas dengan menggunakan kendaraan laut atau terhadap nelayan diseluruh selayar agar tidak melakukan aktifitas melaut hingga cuaca dipastikan bersahabat. (red)

Warga Masih Waspada Ombak Air Laut Pasang Kembali Terjang Pantai Barat Selayar



Banjir Rob, Buki, Selayar

MEDIA SELAYAR. Cuaca Ekstrim masih terus berlangsung di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar hingga Minggu (13/1). Malah diwilayah pemukiman warga yang berada dipesisir pantaibarat pulau Selayar yang kerap diterjang ombak air laut pasang seperti Warga Tile-tile Desa Patikarya, Warga Appabatu Desa Parak, Desa Buki Dikecamatan Buki, Kelurahan Batangmata di Kecamatan Bontomatene dan Warga Desa Jinato Kecamatan Takabonerate masih terus waspada dan berjaga-jaga dengan membentuk posko diwilayah masing-masing bila terjadi lagi ombak air laut pasang seperti 3 hari sebelumnya.

Diwilayah ini air laut memasuki pemukiman karena ketinggian ombak lebih tingi daripada tanggul penahan ombak yang dibangun sepanjang pantai Batangmata. Dan kondisi ini tidak bedanya yang terjadi di desa pesisir lainnya termasuk di wilayah Kepulauan seperti Desa Jinato Kecamatan Takabonerate yang membuat lebih 10 KK yang rumahnya berada di pantai barat kini memilih meninggalkan rumah dan mengungsi ke rumah keluarga yang aman. termasuk barang-barang yang berada dalam rumah dikeluarkan dan turut diungsikan. Hal ini telah berlangsung sejak hari Selasa (7/1) lalu.

Amirudin seorang BPD Desa Kahu-kahu yang bersebelahan dengan Desa Bontolebang di Kecamatan Bontoharu (9/1) mengaku ikhlas dan tidak merasa terpaksa untuk ikut turun memberikan bantuan kepada tetangga desanya yang pemukimannya terancam ombak air laut saat pasang naik tiba. Memberikan pertolongan dan petunjuk kepada warga desa Bontolebang yang sebagian mengungsi ke desanya selama 2 malam terakhir. Warga takut berdiam di rumahnya karena ketinggian air mencapai kurang dari 2 meter bila puncak pasang tiba. Belum lagi bila bersamaan dengan hujan dan angin kencang menerjang seperti yang terjadi kemarin ujar Amirudin.

Sementara itu di Desa Buki, sejumlah pemilik rumah yang terletak pas dibibir pantai Buki diarahkan untuk mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman di sebelah timur Desa Buki. Hal ini dilakukan langsung oleh Kepala Kecamatan Buki Aji Sumarno SSTP yang langsung turun ke tengah tengah warganya saat diterjang ombak air laut pasang pada Kamis (9/1) mulai pukul 20.00 wita hingga diniharinya. Naiknya ombak air laut pasang di Desa Buki disebabkan karena tanggul pemecah ombak yang dibangun disepanjang pantai Desa Buki telah berumur dan dengan mudahnya di hancurkan oleh gelombang pasang. Aji kemudian menyiapkan posko siaga bencana kecamatan dan dirirnya pun ikut berposko.

Dilain tempat H.Zainudin SH MH Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar juga turun melihat warga di Desa Parak Kecamatan Bontomanai yang juga diterjang ombak air laut pasang. Zainudin datang melihat langsung kondisi warga Appabatu yang rumahnya telah rusak sebagian akibat terjangan gelombang. Zainudin kemudian mengerahkan sejumlah personil Pol PP yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP AR.Krg.Gassing untuk membantu menyiapkan warga Appabatu mengungsi dan membetuk pos siaga di tempat tersebut.

Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat sebagian warga pesisir terus merasa was-was akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hingga saat ini belum ada data resmi jumlah korban baik manusia maupun harta benda akibat terjangan angin kencang dan ombak air laut pasang yang menerjang pemukiman waga pesisir pulau Selayar.(Red)


Cuaca Buruk Kembali Isolir Warga Kepulauan Selayar

Penulis Media Selayar TV on Minggu, 13 Januari 2013 | 23.07.00

Cuaca Buruk,Kembali Isolir ,Warga ,Kepulauan Selayar

MEDIA SELAYAR. Cuaca buruk yang menerjang wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar kembali melumpuhkan hubungan transportasi ke wilayah Selayar. Baik yang mau ke Selayar dan keluar Selayar tertahan dipelabuhan Pamatata dan Bira di Kabupaten Bulukumba. Hal ini telah berlangsung sejak Jumat (11/1) lalu.

Sehari sebelumnya dikhabarkan Feri KMP Bontoharu bertolak dari pelabuhan Bira ( pukul 16.00 Wita) tujuan Pamatata memuat kendaraan dan penumpang namun tidak dapat menembus selat Selayar, Feri yang dioperasikanoleh PT.ASDPIndonesia Feri ini dihadang gelombang dan angin hingga terseret arus eke arah timur hingga dipastikan selamat pada pukul 22.00 Wita merapat dipelabuhan Pamatata Selayar. 

Belum ada kepastian kapan jalur transportasi laut dengan kapal feri yang melalui Selat Selayar ini dapat beroperasi. Supriadi Manager Operasional PT.ASDP Indonesia Feri saat berupaya dihubungi (12/1) melalui nomornya tidak mendapat jawaban kemungkinan akibat signal seluler yang kadang terganggu.

Sementara itu jalur transportasi udara di Bandara Areopala Padang Selayar yang diterbangi oleh pesawat dari Bandara Hasanudin Makassar hingga saat ini masih lumpuh pasca tidak beroperasinya Ekspress Air sejak 2 bulan lalu. 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar masih terus berupaya melakukan lobi ke beberapa perusahaan penerbangan seperti Merpati dan Lion Air untuk bisa mengisi jalur ini. H.Saiful Arief SH Wakil Bupati Kepulauan Selayar menyatakan bahwa Bupati Kep.Selayar masih terus mengupayakan adanya maskapai penerbangan yang bisa melayani masyarakat Selayar. Sementara untuk penyeberangan kapal Feri kami juga sementara melakukan upaya agar tidak lagi terhambat seperti ini, tegas H.Saiful.

Syahrullah, petugas KPLP pelabuhan Rauf Rahman Benteng yang biasanya digunakan oleh kapal-kapal pelayaran Rakyat tujuan wilayah kecamatan Kepulauan Selayar misalnya ke Pulau Jampea dan Bonerate serta ke Pasitallu dan sekitarnya juga lumpuh sejak cuaca dan gelombang menghantam perairan Kabupaten Kep.Selayar. 

Untuk sementara bisa dicek ke pelabuhan Pattumbukan di Kecamatan Bontosikuy yang berada di Bagian timur Selayar yang biasanya digunakan sebagai pelabuhan alternatif bila dibagian barat Selayar dilanda cuaca buruk Namun yang pasti Syahrulah menegaskan bahwa bila seperti ini maka mustahil akan ada yang berani melaut.

Selain transportasi yang lumpuh, komunikasi pun mengalami gangguan. Misalnya jaringan komunikasi seluler setiap saat mengalami gangguan. Kemungkinan besar disebabkan terjadinya pemadaman listrik yang setiap saat berlangsung. BTS disinikan ada yang menggunakan aliran listrik PLN ujar Faisal salah seorang tehnisi komunikasi (11/1) di sebuah gardu seluler di benteng Selayar. 

Faisal juga membenarkan bila komunikasi ke 5 kecamatan yang berada di Kepulauan Selayar tidak dapat digunakan karena memang pada BTS di pulau dan beberapa titik repieter mengalami gangguan catu daya faktor penala catu daya tenaga matahari tidak pernah mendapat terik matahari.

Belum ada yang bisa memastikan kondisi yang mengisolasi Selayar dengan daerah lainnya dapat kembali normal. (Red)


Setelah 6 Hari Koma Di RSUD Selayar Patta" Warga Buki Timur Hari Ini Wafat

Penulis Media Selayar TV on Jumat, 11 Januari 2013 | 19.47.00

Setelah 6 Hari Koma Di RSUD, Selayar ,Patta" Warga Buki Timur ,Hari, Ini  ,Wafat
Written By Media Selayar on Rabu, 09 Januari 2013 | Rabu, Januari 09, 2013 
MEDIA SELAYAR. Telah 2 hari ini Patta Muluk (50) waga desa Buki Timur Kecamatan Buki Kabupaten Kepulauan Selayar masih tergelatak tak sadar dalam perawatan serius pihak Rumah Sakit. Patta Muluk adalah salah seorang warga yang menjadi korban ekstrimnya cuaca dalam sepekan terakhir. 

Sebanyak 4 buah kelapa yang masih melekat pada pelepahnya berasal dari pohon kelapa disamping rumahnya jatuh menghantam kepala dan tubuhnya saat dirinya terlelap disamping istrinya pada Senin (7/1) sekitar pukul 05.00 Wita jelang pagi. kejadian ini menghebohkan warga desa Buki Timur hingga Patta Muluk dirujuk ke RSUD

Sebelumnya ditayangkan sebagai berita yang berkaitan dengan ekstrimnya cuaca di Selayar akhir-akhir ini sangat perlu diwaspadai. warga.

Hari ini Patta Muluk menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan medis selama 6 hari akibat kejadian yang menimpanya. Hari ini Keluarga Patta menjemput Alm untukdibawa kembali ke Buki Timur dimakamkan. (red)

Angin Kencang Dan Gelombang Besar Selat Selayar Hadang KMP Bontoharu

Angin, Kencang ,Dan, Gelombang, Besar ,Selat ,Selayar, Hadang ,KMP Bontoharu

MEDIA SELAYAR. Kapal Feri KMP Bontoharu yang berlayar dari pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba Tujuan Pelabuhan Pamatata Kab. Kep.Selayar dengan muatan penuh kendaraan dan penumpang tujuan Selayar (11/1) dihadang badai dan gelombang di Selat Selayar,setelah kurang lebih sejam meninggalkan pelabuhan Bira.


Sumber informasi yang ikut berlayar diatas KMP Bontoharu menghubungi dan menyampaikan bahwa saat ini besar ombak dan hujan serta kencang angin. Kapal ini sepertinya berbelok arah ke tenggara Pulau Selayar dan sumber memastikan bahwa kapal feri KMP Bontoharu yang ditumpanginya akan berlindung dari cuaca dan gelombang selat selayar dengan mengalihkan haluan selanjutnya berbalik arah menuju ke barat pas di belakang Pulau Selayar.


Sekitar pukul 17.40 Wita Jumat Sore, redaksi menerima sms terakhir dari sumber yang menyamikan bahwa KMP Bontoharu berada di pelabuhan Pattumbukang. Kami berupaya menghubungi kembali namun tetap gagal tersambung.

Muh.Arsyad, kontributor MCI wilayah Bontomatene juga melaporkan singkat bahwa hinga posting berita ini ditayangkan, kapal Feri KMP.Bontoharu yang meningalkan Bira sore hari tadi belum sampai kepelabuhan Pamatata. Namun diperoleh informasi bahwa Ferinya orang Selayar sementara berlindung di belakang pulau Selayar. (red)

6 Orang ABK KM Emeline Masih Belum Tertolong

Penulis Media Selayar TV on Kamis, 10 Januari 2013 | 19.29.00

6 ,Orang, ABK , KM Emeline ,Masih ,Belum ,Tertolong

MEDIA SELAYAR. Lokasi keberadaan para abk yang belum tertolong 30 mil dari Mercusuar Appatanah Ke arah Barat 

Informasi terkait tenggelamnya kapal cargo KM Emeline di sebelah barat Pulau Selayar akibat cuaca buruk (8/10) dinilai oleh seorang petugas pelabuhan cukup simpang siur dan bahkan berlebihan, sementara pihak yang seharusnya mengeluarkan informasi , malah belum mendapatkan informasi mengenai kondisi serta keberadaan awak kapal.

Dari 14 ABK yang diketahui kalaupun belum dilengkapi dengan identitas ,sebanyak 6 orang diantaranya dipastikan selamat setelah berhasil ditolong oleh sebuah kapal cargo yang melintas pada saat kejadian KM Mahakam River yang mengevakuasi ke 6 orang abk tersebut ke Pelabuhan Bantaeng, Sulawesi Selatan. Sementara 8 ABK lainnya hingga saat ini belum berhasil dievakuasi dari perairan sebelah barat Selayar yang saat ini belum bersahabat. 

KM Emeline tenggelam pada posisi 06.17,5 Lintang Selatan-Bujur 118.53,62. Posisi lifecraft ditemukan pada posisi 06 derajat 17,7 menit 00 detik S - 118 derajat 53,6 menit 00 detik E. Namun hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai penyebab tenggelamnya dan dugaan sementara, kapal tenggelam akibat cuaca ekstrem dan tingginya gelombang laut di kawasan perairan Selayar .

Syahrullah, personil KPLP pelabuhan Selayar yang dimintai keterangan di Dermaga Rauf Rahman (10/1) menjelaskan bahwa pagi ini dirinya menerima pemberitahuan dari Posko Basarnas Makassar terkait posisi sekoci dengan 8 ABK kapal KM Emeline telah terpantau radar Basarnas dan posisinya melintang di sebelah barat Pulau Tambolongan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Selayar berada 30 mil ke arah barat. Syahrullah juga menerima informasi dari petugas station radio pantai Selayar bahwa di atas sekoci Emeline tersebut tidak lagi berjumlah 8 orang ABK, melainkan hanya 6 orang. 

 Sementara 2 orang ABK diinformasikan telah terjatuh di sebelah barat Pulau Selayar sore kemarin saat angin kencang dan ombak setinggi 6 meter. Terkait ke 2 abk yang jatuh , belum ada informasi tambahan. Yang pasti ke 2 abk terlepas dari life rak pada Rabu sore diperairan sebelah barat Pulau Selayar .

Belum ada satu pun identitas dari para ABK KM Emeline yang diketahui Syahrullah. Belum ada yang bisa digunakan ke titik melintangnya sekoci tersebut dan sementara menunggu hasil pemetaan yang akan dilakukan oleh helikopter basarnas dari Makassar ke titik koordinat dimaksud.

Untuk fasilitas di Selayar sendiri sangat tidak memungkinkan digunakan ke arah titik dimana 6 orang ABK kapal Emeline terapung-apung di atas besarnya gelombang perairan Selayar. 

Ditanya mengenai adanya upaya cepat untuk memberi pertolongan dan upaya evakuasi korban kapal tenggelam dari pihak KPLP dan pihak terkait di Kabupaten Kepulaun Selayar, Syahrullah menyatakan dengan tegas bahwa hal hal seperti ini bukan teori tapi perlu action lapangan.

Hingga berita ini dipublish admin belum ada perkembangan terbaru mengenai upaya pertolongan terhadap 6 orang ABK Kapal naas KM Emeline yang tenggelam di perairan Selayar.

Sementara itu hingga hari Kamis (10/1) terpantau ada beberapa kapal cargo terjebak cuaca buruk dan memilih lego jangkar di antara Pulau Pasi Gusung dan Pulau Selayar. Salah satu kapal yang lego jangkar KM Dinda Asula malah tidak berada diperairan aman untuk lego jangkar sehingga KPLP dan SAR masih terus berupaya mengarahkan ke posisi aman. 

Namun sampai saat ini sejak dua hari lalu kapal KM Dinda Asula belum bergerak. Diduga ada hal yang perlu mendapat bantuan akan tetapi belum juga terlaksana berhubung ombak diperairan ini cukup beresiko bila dipaksakan. Cuaca buruk diperkirakan bahwa kondisi ini akan berlanjut hingga beberapa hari lagi sesuai prakiraan BMKG. (Tim)



Pemkab Kepulauan Selayar Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrim Musim Barat

Pemkab Kepulauan Selayar

MEDIA SELAYAR. Dalam 3 hari terakhir ekstrimnya cuaca dan ombak yang menghempas wilayah pemukiman warga pesisir di daerah ini membuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan mengambil langkah dan upaya untuk melakukan evakuasi warga yang dinilai sangat rentan dan rawan terkena imbas ekstrimnya cuaca dan kencangnya hempasan gelombang saat air laut pasang tiba. 

Dan ini masih belum berada pada timing puncak angin kencang sesuai perhitungan lokal pada setiap musim angin barat tiba. Dan untuk musim tahun ini memang dinilai terlambat namun kwalitasnya lebih kuat sehingga butuh penanganan yang lebih aktif, demikian dijelaskan oleh H.Saiful Arief SH Wakil Bupati Kepulauan Selayar pada Rabu (9/1) diruang kerjanya saat melakukan konfrensi pers terkait banyaknya rumah warga yang rusak akibat angin kencang dan banyaknya pohon tumbang, fasilitas umum rusak diterjang gelombang dan rawannya beberapa pemukiman warga pesisir pantai barat terkena banjir Rob atau air laut pasang. malah telah ada jatuh korban luka-luka akibat pohon tumbang dan kejatuhan kelapa serta beberapa warga yang terendam banjir air laut serta terkena ombak air laut pasang pada hari Selasa (8/1) di beberapa kecamatan daratan dan kepulauan yang terkena angin puting beliung serta rawannya Kabupaten Kepulauan Selayar terisolir dari wilayah Sulawesi-selatan bila kondisi alam terus berlanjut.

Sejumlah warga Desa Patikarya di dusun Tile-tile yang rumahnya terkena rob pada hari Selasa kemarin telah dievakuasi ke rumah-rumah warga yang dinilai aman oleh pemerintah, selanjutnya melakukan penyaluran bantuan sandang dan pangan oleh Dinas Sosial jelas Saiful . 

Selanjutnya Saiful menegaskan bahwa turun langsungnya Saiful sebagai Wakil Bupati mengkoordinir seluruh jajaran pemerintahan Kep.Selayar khususnya instansi tehnis yang berhubungan langsnug dengan kejadian adalah kesepakatan dan perintah langsung H.Syahrir Wahab, Bapak Bupati kepulauan Selayar yang banyak menerima informasi kejadian dari warganya melalui sms. kemudian mengkoordinasikan langsung kepada Wakil Bupati Selayar untuk segera melakukan upaya dan langkah untuk turun melihat langsung kondisi masyarakat Selayar. 

Dan baginya ini bukan merupakan hal pertama namun beginilah kedua pimpinan Selayar ini menjadi pemimpin pemerintah Kabupaten kepulauan Selayar. Dan memaparkan bahwa pembiayaan yang dikeluarkan merupakan hasil permintaan ke DPRD Selayar untuk mendapat persetujuan kiranya dalam mengeluarkan pembiayaan yang menggunakan anggaran daerah TA 2013 karena Ini sifatnya emergency dan sangat dibutuhkan, tegas Saiful.

Lebih lanjut dipaparkan bahwa memang belum ada data pasti menyangkut kerusakan dan korban akibat cuaca ekstrim dalam 3 hari terakhir dan kami masih terus turun melakukan pantauan dan bertindak langsung bila terjadi emertgency. data yang ada masih bersifat sementara diantaranya Tanggul di sebelah selatan Pasar senteral Bonea yang diterjang gelombang pasang, selanjutnya Tanggul tile-tile di Kecamatan Bontosikuyu yang jebol membuat gelombang merusak rumah warga yang saat ini telah dievakuasi.

Kemudian tanggul kelurahan Batangmata dikecamatan Bontomatene yang menyebabkan Rob di pemukiman warga hingga kurang 200meter ke tengah pemukiman ombak merendam pemukiman termasuk sejumlah tanggul yang dihempas air laut pasang yang titiknya berada di 5 wilayah kecamatan kepulauan. 

Belum termasuk kerusakan akibat angin kencang dan puting beliung yang merusak rumah dan fasilitas perkantoran di seluruh wilayah Selayar. Sekali lagi ini baru data sementara dan kami belum bisa memprediksi jumlah kerusakan, korban dan kerugian hingga berakhirnya kondisi ekstrim ini. apa lagi saat ini kita sangat terkendala komunikasi dan ransportasi ke wilayah kepulauan yang diprediksi lebih parah.

Namun sampai saat ini tim yang ditugaskan ke wilayah wilayah pulau sudah dipersiapkan termasuk penyaluran bantuan kepada warga yang jadi korban. Yang kami jamin adalah Stok sembako aman dan khusus untuk ketersediaan bahan bakar sementara kami upayakan melalui jalur darat karena kapal tangker akan terkendala bila melalui perairan Selayar saat ini. 

Khusus antisipasi keterisoliran akibat kemungkinan lumpuhnya transportasi dari dan ke makassar bila jalur penyeberangan kapal feri tidak dimungkinkan beroperasi , Saiful menegaskan bahwa akan segera diupayakan lancarnya kembali jalur udara.

Melalui Media Saiful berharap agar himbauan pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kepada masyarakat untuk tetap waspada bencana dan waspada berlayar diperairan sekarang ini dapat tersebar luaskan hingga ke daerah tetangga Selayar yang pelaut dan nelayannya sering melalui perairan kepulauan Selayar termasuk ke warga Selayar sendiri. Bila ada kejadian dan indikasi akan terjadi bencana maka segera melaporkan ke pihak berwajib atau ke posko tangap bencana yang diaktifkan saat ini. (R.02)

Angin Kencang Mendahului Ombak Air Laut Pasang Menerjang Pemukiman Warga Selayar Semalam

Angin Kencang Mendahului Ombak, Air ,Laut, Pasang ,Menerjang,  Pemukiman ,Warga Selayar ,Semalam

MEDIA SELAYAR. Menjelang tengah malam sebagian besar desa dan kelurahan yang berada dipesisir pantai barat Selayar dikagetkan dengan naiknya air laut hingga ke pemukiman warga. seperti di desa Bontolebang, Desa Kahu-kahu, Bontoborusu di kecamatan Bontoharu, kemudian di kecamatan Bontosikuyu Desa Patikarya dan Desa Lowa serta Appatanah sementara di Kecamatan Bontomanai Desa Parak, Desa Barugaiaya selanjutnya kecamatan Buki, Borong-borong dan desa Buki , selanjutnya 5 kecamatan kepulauan diinformasikan oleh sumber yang layak dipercaya bahwa semuanya terkena ombak air laut pasang atau rob.

Daerah terparah adalah Kelurahan Batangmata yang ketinggian banjir air laut pasang mencapai 2 meter lebih pada sisi tanggul penahan ombak di wilayah bontosinde kelurahan batangmata, hingga tengah malam H Muh.Arsyad mantan Lurah Batangmata kepada Media ini menyampaikan kekhawatirannya akan air laut pasang tgelah masuk ke pekarangan kantor polsek yang jaraknya sekitar 300an meter dari bibir pantai .

Sementara informasi yang berhasil dihimpun dari Desa Bontolebang malah seluruh warganya mengungsi ke tempat yang lebih tinggi akibat air laut naik ke pemukiman hingga setinggi pingang orang dewasa. Kondisi ini sempat membuat panik warga yang sebelumnya diterjang angin yang cukup kencang. Desa tetangga Bontoborusu dan Desa Kahu-kahu juga mengalami hal; sama. Setelah dihantam angin kencang yang merusak sejumlah atap rumah warga kemudian dikagetkan lagi dengan naiknya air laut hingga ke lantai dasar pemukiman warga yang memang rata-rata rendah di tempat ini.

Amirudin tokoh masyarakat Desa Kahu-Kahu kepada Media meminta agar menyampaikan kepada tim Siaga Bencana bahwa sebagian warga telah siap dievakuasi.

Sumber lain pada Rabu malam memberikan informasi bahwa di Tile-tile desa Patikarya malah ombak air laut pasang dikhawatirkan akan merusak rumah di pemukiman warga, karena tingginya ombak yang menghantam bibir pantai Tile-tile. Namun hingga berita ini ditulis belum ada informasi tambahan.

Dari kontributor Takwin di desa Jinato Kecamatan Takabonerate juga melaporkan bahwa puluhan rumah warga rusak berat diterpa angin kencang sekitar pukul 20.00 Wita. Malah angin kencang yang membawa ombak naik hingga ke wilayah pemukiman sebelah barat Desa Jinato membuat sebagian warga memilih mengungsi meninggalkan rumah mereka ke rumah keluarga yang aman.

Dari Desa Kayuadi juga dilaporkan bahwa ekitar pukul 20.05 Wita malam tadi angin kencang selain merusak atap rumah warga juga memutuskan aliran listrik secara mendadak dan mematikan mesin induk listrik desa tersebut. Diduga kuat angin kencang menyebabkan kerusakan jaringan hingga kor slet mendadak.

Dari wilayah Desa Tanete Kecamatan Bontomatene juga dilaporkan oleh rekan dari lembaga Lingkar Hijau Andi Fajar bahwa angin kencang telah merusak banyak rumah warga malah ada rumah yang penghuninya berada di Makassar tertimpa pohon kelapa.

Di dalam ibu kota Benteng Selayar sejumlah rumah mengalami kerusakan pada atap akibat angin kencang pada pukul 20.00 kuran 20 menit Wita jelang Shalat Isa. Tiba-tiba lampu listrik padam seluruh kota dan terdengar angin kencang berhembus menambah suasannya semakin mencekam. Belum lagi ombak air laut pasang kemudian mulai naik di sepanjang pantai jalan Soekarno Hatta yang menyebabkan jalanan tersebut tergenang air laut yang membawa sampah kiriman ke atas jalan yang sangat dekat dengan pemikiman warga Kelurahan Benteng .

Sementara itu terhitung puluhan kali pemadaman listrik aliran PLN selama cuaca ekstrim diduga penyebabnya adanya gangguan pada jaringan . Namun akibat yang ditimbulkan seringkalinya pemadaman mendadak selama sepekan terakhir menyebabkan banyaknya keluhan warga yang mengaku menjadi penyebab rusaknya barang-barang elektronika yang menggunakan aliran ini. Belum diketahui pasti penyebabnya dan belum ada hasil konfirmasi resmi dengan pihak pengelola listrik aliran pln Selayar. (R/Tim))

Patta" Warga Buki Timur Selayar Masih Koma Akibat Tertimpa 4 Buah Kelapa Dikamarnya

Penulis Media Selayar TV on Rabu, 09 Januari 2013 | 19.02.00

selayar

MEDIA SELAYAR
. Telah 2 hari ini Patta Muluk (50) waga desa Buki Timur Kecamatan Buki Kabupaten Kepulauan Selayar masih tergelatak tak sadar dalam perawatan serius pihak Rumah Sakit. Patta Muluk adalah salah seorang warga yang menjadi korban ekstrimnya cuaca dalam sepekan terakhir. Sebanyak 4 buah kelapa yang masih melekat pada pelepahnya berasal dari pohon kelapa disamping rumahnya jatuh menghantam kepala dan tubuhnya saat dirinya terlelap disamping istrinya pada Senin (7/1) sekitar pukul 05.00 Wita jelang pagi. kejadian ini menghebohkan warga desa Buki Timur hingga Patta Muluk dirujuk ke RSUD.

Kondisinya masih kritis dan belum sadarkan diri hingga sekarang dan tim Dokter kami dan para medis masih terus melakukan perawatan intensif jelas dr.Hj.Saribulan Arifin MM Direktur Rsud Kh Hayyung Selayar (9/1). Selanjutnya dr.Saribulan mengarahkan untuk melakukan konfirmasi kepada Dokter Room yang melakukan penanganan khusus kepada pasien Pata Muluk.

Sementara itu ditempat perawatan pasien RSUD Kep.Selayar, Andi Elvi petugas jaga pasien bahwa Patta Muluk masih belum sadarkan diri dengan styatus DCS 3 atau kesadaran menurun. Sementara dari catatan penerimaan pasien Patta Muluk diduga mengalami benturan keras pada kepala bagian kiri dan terdapat luka pada bagian kiri dan pendarahan pada telinga. Hingga saat ini Patta Muluk masih mendapat perawatan dengan bantuan suntikan sejenis bantuan makanan melalui infus.

Keluarga Patta Muluk hanya bisa pasrah dan berharap kiranya Dokter dan paramedis di RSUD KH Hayyung Selayar ini dapat memberikan yang terbaik kepada Patta Muluk yang merupakan tulang punggung kehidupan keluarga mereka. Isra PM ( 24) putra Patta Muluk mengaku kaget saat melihat kejadian yang menimpa orang tuanya. 

Malah Isra sendiri yang mengangkat Bapaknya dari tempat tidur setelah sebelumnya mendengar suara benda jatuh menimpa atap seng rumahnya disusul teriakan ibunya. Dari penuturan Isra bahwa saat mengangkat Bapaknya, masih ada 4 buah kelapa yang tertinggal diatas kasur tempat tidur kedua orang tuanya yang disebutnya bahwa buah tersebut terjatuh akibat angin kencang dari pohon disamping rumahnya yang tingginya kira-kira 20 meter. Isra hanya bisa pasrah dan berdoa. ( R.01A)


Takabonerate Selayar Di Terjang Angin Puting Beliung

Penulis Media Selayar TV on Selasa, 08 Januari 2013 | 19.32.00

Takabonerate ,Selayar, Di Terjang Angin ,Puting Beliung
Ills 



MEDIA SELAYAR. Sekitar pukul 10.00 Wita Selasa (8/1) angin puting beliung menerjang wilayah kecamatan kepulauan Selayar. Puting beliung yang menerjang berlangsung sekitar 30 menit yang terkencang dan menyebabkan puluhan rumah warga dan Fasilitas umum mengalami kerusakan. 

Yang terparah adalah warga yang berdomisili di desa Kayaudi ibu kota kecamatan Takabonerate.
Muh.Samsir Sekretaris Kecamatan Takabonerate kepada Media menjelaskan bahwa kejadiannya terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 10.00 wita, sejumlah pohon tumbang dan merusak rumah warga serta atap perkantoran diantaranya yang terparah adalah Puskesmas Takabonerate. 

Sementara rumah warga yang rusak di Kayuadi berjumlah 5 rumah. Namun secara umum di sekecamatan Takabonerate sementara belum tercatat namun dipastikan akan mencapai puluhan rumah ujar Samsir. Belum semuanya saya bisa sampaikan karena Pak Camat juga kehilangan kontak dengan kami sejak kejadian dan sementara Pak Camat Takabonerate Ince Abd.Rahman berada di pulau sebelah, Pulau Tarupa maksudnya dan tidak dapat dihubungi, jelasnya.
Selain Pulau Kayuadi, pemukiman warga Pulau Jinato Kecamatan Takabonerate juga diterjang angin Kencang. Muh.Takwin seorang warga Jinato yang sempat berkomunikasi dengan Media mejelaskan bahwa kejadian kencangnya angin dan ombak memang telah berlangsung sejak sepekan terakhir, namun pada pagi hari Selasa sekitar pukul 10.00 Wita sebuah pussaran angin melintas di atas pulau Jinato Angin kencang juga merusak atap rumah warga dan sangat sulit melakukan komunikasi akibat tergangunya signal komunikasi ke wilayah ini.

Pemerintah Kecamatan Takabonerate masih terus melakukan upaya pendataan dan membantu sebagian warga yang rumahnya rusak dengan bantuan atap dan mengevakuasi ke kantor pemerintah bila rumah warga rusak berat. Sementara itu Pemerintah Kabupaten Masih terus berupaya menembus kondisi gelombang besar di perairan Selayar untuk upaya pemberian bantuan mengingat jarak tempuh pelayaran ke wilayah Takabonerate mencapai 5 hingga 6 jam lamanya dengan perahu SAR dan kapal penumpang. (tim)


Mobil Penanggulangan Bencana Selayar Tertimpa Pohon Kelapa

Penulis Media Selayar TV on Sabtu, 05 Januari 2013 | 15.32.00

Mobil, Penanggulangan, Bencana, Selayar, Tertimpa, Pohon, Kelapa

MEDIA SELAYAR. Sebuah pohon kelapa yang berada di belakang hol kendaraan badan penanggulangan bencana daerah kabupaten kepulauan Selayar tumbang dan menimpa kendaraan resque dan dapur umum serta speed car serta sebuah motor yang disiagakan untuk antisipasi bencana di daerah ini .

Tumbangnya pohon kelapa dibelakang Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Selayar ini mengagetkan petugas siaga bencana dan pemadam kebakaran yang sementara bertugas.

Sementara itu akibat cuaca buruk yang menimpa daerah ini jugamenghambat transportasi umum khususnya bus bus akdp lintas Makassar Selayar yang dalam 5 hari hari ini terpaksa menginap dipelabuhan bira akibat cuaca yang tidak menentu.di selat Selayar. Belum lagi sejumlag daerah yang dilalui oleh bus juga tertimpa cuaca burukseperti di Kabupaten Jeneponto dan Takalar. Belum ada informasi resmi terkait adanya korban jiwa atau harta benda akibat cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir yang menimpa Selayar. (R.01)

Rapat Badan Musyawarah Dprd Kep.Selayar Tidak Dihadiri 7 Legislator PAN Dan PDI.P

Penulis Media Selayar TV on Rabu, 02 Januari 2013 | 18.09.00

Rapat Badan Musyawarah Dprd Kep.Selayar , Tidak, Dihadiri 7 Legislator ,PAN ,Dan PDI.P

MEDIA SELAYAR. Rapat Badan Musyawarah DPRD Kepulauan Selayar dengan agenda pembahasan penjadwalan ppas kua APBD TA 2013 pada Rabu (2/1) nyaris tidak terlaksana karena tidak kuorum dengan mangkirnya 7 orang anggota Bamus dari Fraksi PAN dan PDI.P tanpa alasan jelas. 

Namun kehadiran M.Basli Ali (PDIP) , Muh Rum (PDK) , Hj. Muliati S (Gerindra) dan Irwan Arfah.S.sos (PKB) serta, Andi Mahmud ST (Demokrat) kemudian membuat rapat dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Selayar di Badan Musyawarah Dewan dinyatakan kuorum dan kemudian dilanjutkan.

Kendati tidak dihadiri oleh anggota Bamus dari Fraksi PAN dan PDIP namun rapat telah kuorum jelas Ketua Bamus Hasanudin Chaer BA yang menjadi pimpinan rapat dan Hasil Rapat Badan Musyawarah DPRD kep.Selayar yang dihadiri Bupati Kep Selayar diwakili Asisten III Aco Patimbangi didampingi Pejabat Perencana Daerah (2/1) disepakati akan dilanjutkan dengan agenda Ekspose KUA PPAS TA 2013.

Ditempat terpisah Danial R Makka, salah seorang aktivis Sulsel pemerhati legislatif yang kebetulan berada di Selayar dalam sebuah urusan kepada MCI menyayangkan adanya hal-hal yang seperti kejadian tidak hadirnya angota Badan Musyawarah Dprd Kep.Selayar dari Fraksi PAN dan PDIP. 

Karena ini sudah tidak mencerminkan keberpihakan terhadap kepentingan pembangunan di daerahnya. bayangkan ketika hal ketidak hadiran mereka kemudian menjadikan agenda rapat kemudian batal dan harus di agendakan kembali, sama saja ini disebut faktor penghambat lajunya roda pembangunan, padahal seyogyanya mereka hadir saja agar agenda berjalan dan kalaupun misalnya tidak sepakat dalam pengambilan keputusan rapat baru unjuk alasan secara ilmiah, jangan sampai alasan ketidak hadiran mereka kemudian sangat jauh diluar konten sebagai wakil rakyat, jelas Daniel.

Sementara itu dari pantauan MCI dikantor DPRD Kep.Selayar pada saat rapat berlangsung dilantai 1 gedung DPRD kep.Selayar, terpantau sejumlah nama yang tidak hadir dari Fraksi PDIp dan PAN malah berada di ruangannya. 

Ditanyai kepada seorang staf bahwa kemungkinan mereka tidak hadir karena tidak tahu, dijawab tidak mungkin karena ada pemberitahuan dan lagi jadwal rapat dan agenda rapat adalah hasil kesepakatan mereka sebelumnya dengan ketua Fraksi. Masak mereka yang tentukan jadwal serta tempat dan agenda trus mereka tidak tahu". (R.03)

Setahun Jembatan S Lebo Belum Diperbaiki

Setahun, Jembatan, S Lebo ,Belum ,Diperbaiki

MEDIA SELAYAR. Jembatan sungai Lebo yang yang runtuh dan putus akibat banjir pada awal bulan Nopember tahun 2012 lalu masih belum tersentuh perbaikan. Padahal jembatan ini merupakan salah satu jembatan vital penunjang aktivitas dan perekonomian bagi ribuan warga Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten kepulauan Selayar dan merupakan jembatan pada kelas jalan nasional yang dilalui oleh kendaraan kendaraan umum lintas propensi, khususnya tujuan NTT yang melewati pelabuhan Feri Pattumbukang Selayar.

Akibanya jalur lintas ini terganggu dan sangat mempengaruhi kegiatan serta aktivitas warga Bontosikuyu. Apalagi pada saat musim hujan seperti sekarang, jembatan alternatif yang dibuat disebelah jembatan sangat licin dan sangat rawan terjadi kecelakaan.

Dari sumber yang layak dipercaya menyebut bahwa perbaikan dari jembatan ini telah menjadi perhatian serius dan Bupati Kep.Selayar yang sebelumnya pernah memerintahkan untuk melakukan upaya antisipasi sebelum transportasi ke wilayah ini lumpuh total. Namun kembali lagi pada persoalan tanggungjawab penganggaran yang vmerupakan tanggungjawab pihak Binamarga Sulsel. Sehingga Pemkab Kepulauan Selayar hanya bisa menyiapkan jembatan darurat untuk sementara dan telah dibuat disebelah timur jembatan runtuh tutur sumber.

Pada Hal yang sama, Abd Asis seorang warga Kecamatan Bontosikuyu yang mengaku setiap hari melintas di jembatan ini mengharap agar segera mendapat perbaikan dan kalaupun belum ada korban jiwa tapi motor telah banyak yang rusak, khususnya bagi warga yang melintas pada malam hari. (R.02)

ARSIP

Cari Berita

 
Alamat Redaksi Jl.Mkr Bonto No 28 | Benteng Kab-Kep-Selayar -92812- email- radiocontrend at yahoo dot co dot id-
CP-081 241 927 000-MediaSelayar--Sulawesi-Selatan--Indonesia
KAMI BANGGA- DAN BERTERIMA KASIH- KEPADA PEMBACA DAN PENDENGAR
STAY TUNE 98,3 FM--SEMUA UNTUK SELAYAR