MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Tercatat 99 Orang Korban Gempa di Selayar, 18 Diantaranya Luka Berat dan Patah Tulang
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Tercatat 99 Orang Korban Gempa di Selayar, 18 Diantaranya Luka Berat dan Patah Tulang

    Sabtu, 18 Desember 2021, 14:51 WIB Last Updated 2021-12-18T06:51:52Z


    MEDIA SELAYAR.
    Tercatat total korban gempa yang terindentifikasi dan sudah ditangani secara medis di Pulau Kalaotoa, Kecamatan Pasilambena, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, berjumlah sebanyak 99 orang.


    Demikian disampaikan oleh Dokter Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Pasilambena dr. Ainun Fitriani Ismail, kepada Pewarta, Sabtu (18/12). 


    dr. Ainun menyebut dari 99 orang korban tersebut, sebanyak 18 orang diantaranya mengalami luka berat dan cukup parah karena tertimpa reruntuhan rumah saat terjadi gempa. Seluruh korban saat ini dirawat oleh tim medis di lokasi pengungsian yang tersebar di sejumlah titik di bukit Kalaotoa.


    “Sementara yang luka parah, patah serta hamil tua dipersiapkan oleh tim medis untuk dirujuk ke rumah sakit umum daerah di pusat Kabupaten Kepulauan Selayar", ucap dr. Ainun. 


    Sejumlah korban luka parah dan ibu hamil ini, kata dr. Ainun, dipersiapkan untuk dirujuk karena peralatan medis yang ada di Pusat Kesehatan Masyarakat di Pasilambena tidak memadai dan terbatas. 


    "Untuk segera merujuk para pasien parah ini, belum dilakukan karena belum ada kapal yang berlayar ke pusat kabupaten Kepulauan Selayar,” jelas dr. Ainun Fitriani Ismail, Dokter PKM Pasilambena.  


    Sementara, jumlah tenaga medis yang ada di lokasi gempa sebayak 46 Orang. Namun mereka tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan kegiatan pasca gempa ikut dirasakan oleh para petugas medis, jelasnya lagi.  


    Untuk diketahui, hingga Jumat (17/12) malam, ribuan warga pulau Kalaotoa Kecamatan Pasilambena masih bertahan di lokasi pengungsian yang ada di bukit Lambena. 


    Mereka masih bertahan karena masih trauma akan gempa susulan mengingat masih seringnya guncangan gempa kecil dirasakan oleh warga. (Tim). 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru