MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Polisi Terus Kembangkan Penyelidikan Dugaan Penjualan Pulau Di Taman Nasional Takabonerate
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Polisi Terus Kembangkan Penyelidikan Dugaan Penjualan Pulau Di Taman Nasional Takabonerate

    Media Selayar
    Selasa, 26 Januari 2021, 18:48 WIB Last Updated 2021-01-26T11:01:33Z



    MEDIA SELAYAR.
    Hingga saat ini Polisi masih terus melakukan pengembangan atas adanya dugaan penjualan lahan diatas pulau Latigian kepada investor asing,. Pulau Lantigian terletak di Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate, Kepulauan Selayar. 


    Seperti hari ini, Selasa (26/1), Tim Satreskrim dari Unit Opsnal dan Tipiter Polres Kepulauan Selayar dipimpin KBO. Satreskrim, IPTU. Abd. Malik, melakukan pemeriksaan dilokasi obyek dugaan penjualan lahan diatas Pulau Lantigian dimaksud. 


    Saat dikonfirmasi melalui wa, IPTU. Abd. Malik menjawab singkat, "Ya, betul kami di Takabonerate dan sementara masih terus melakukan pendalaman, termasuk dugaan siapa-siapa yang terlibat dan tentu saja kami liat lokasi hari ini, jawabnya singkat. 


    Dalam pemeriksaan dilokasi tersebut, Polisi turut melibatkan TNI dan Satuan Polhut yang bertugas di Desa Jinato, serta Pemerintah Desa Jinato dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam proses penjualannya. 


    Sebelumnya, sejumlah saksi diperiksa oleh Polisi, selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan setempat dan olah lokasi pulau Lantigian.  


    Informasi yang diterima Pewarta, dalam proses penandatanganan kwitansi jual beli, baru terlaksana pembayaran panjar 10 juta dari harga 9 ratus juta yang ditetapkan. Sementara nama mantan Kepala Desa Jinato "Abd" dan sejumlah nama tokoh masyarakat terseret dalam perkara ini. 


    Sumber didesa Jinato yang dikonfirmasi Pewarta pada Senin siang menjelaskan bahwa keterlibatan sejumlah nama dalam proses penjualan lahan tersebut, sebenanrnya hanya karena ketidak tahuan masyarakat awam dan menurut sumber, yang paling perlu ditanyai kebenaran hal ini adalah pemerintah desa saat itu tegas sumber kepada Pewarta. 



    Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini mencuat setelah Balai Taman Nasional Takaboinerate melayangkan surat pemberitahuan dan laporan terkait adanya dugaan penjualan pulau Lantigian kepada investor asing   BACA SELENGKAPNYA DISINI : Polisi Selidiki Kebenaran Issu Penjualan Pulau di Kepulauan Selayar

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru