MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Hasil Rapid Test Pedagang Di Makassar 204 Orang Reaktif Dan Terindikasi Positif COVID-19
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Hasil Rapid Test Pedagang Di Makassar 204 Orang Reaktif Dan Terindikasi Positif COVID-19

    Media Selayar
    Sabtu, 16 Mei 2020, 12:25 WIB Last Updated 2020-05-16T04:26:31Z
    Hasil Rapid Test Pedagang Di Makassar 204 Orang Reaktif Dan Terindikasi Positif COVID-19


    MEDIA SELAYAR. Rapid Test di 18 pasar yang berada di Makassar, sebanyak 204 pedagang terindikasi positif COVID-19. Dan keseluruhan dari yang reaktif ini akan dilakukan pemeriksaan konfirmasi lebih lanjut dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

    "Selama empat hari rapid test massal di 18 pasar induk, sebanyak 204 pedagang yang dinyatakan reaktif untuk selanjutnya mengikuti program wisata Covid di hotel," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Asikin Naisyah Tun Asikin, di Pasar Butung, Makassar, Jumat, (15/5).

    Naisyah merinci hasil rapid test massal di Makassar ini, di hari pertama rapid test massal sebanyak 21 yang reaktif, hari kedua ada 44 reaktif, hari ketiga ada 78 reaktif dan hari ke empat hari ini ada 61 reaktif. Mereka semua berkegiatan di Pasar Butung, Pasar Sawah, Pasar Niaga Daya dan pasar Mandai.

    Total ada sebanyak 204 orang pedagang yang hasilnya reaktif atau terindikasi positif. Pedagang yang menjalani rapid test di keempat pasar itu sendiri berjumlah 1.914.

    Rapid test ini merupakan tes yang digunakan sebagai screening awal untuk mendeteksi Covid-19. Pada hasil rapid test yang Reaktif akan dilakukan pemeriksaan konfirmasi lebih lanjut dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

    Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan, rapid test ini bagian dari upaya pemerintah kota setempat untuk mendeteksi keberadaan virus agar segera dilakukan isolasi. Rumah sakit serta hotel untuk isolasi sudah disiapkan.

    "Pekerjaan Rumah kita hanya menemukan yang career (pembawa virus). Fakta yang kita temukan, jika ada saudara kita yang terpapar virus kemudian segera dirawat secara medis itu kecenderungannya cepat sembuh, bahkan ada yang hanya tujuh hari sudah sembuh" ujar Yusran Jusuf. (SA).
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru