MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Demo Depan DPRD Sulsel Ricuh, Mahasiswa Lempari Polisi
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Demo Depan DPRD Sulsel Ricuh, Mahasiswa Lempari Polisi

    Media Selayar
    Selasa, 24 September 2019, 15:49 WIB Last Updated 2020-08-20T16:16:19Z
    Demo Depan DPRD Sulsel, Ricuh, Mahasiswa Lempari Polisi
    MEDIA SELAYAR. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar menggelar aksi unjuk rasa secara serentak disejumlah titik di Makassar, Selasa (24/9).

    Mereka berunjuk rasa menentang Rancangan Undang Undang (RUU) KUHP dan KPK yang direvisi oleh DPR.

    Dalam orasinya, mereka menyuarakan penolakan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan UU KPK yang semestinya tidak terjadi.

    Aksi gabungan dari seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Makassar ini pada intinya menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan UU KPK yang pada intinya menolak keras semua rancangan tersebut. 

    Terjadi bentrok antara mahasiswa pendemo dan Polisi didepan DPRD Sulsel, tepatnya di jalan Urip Sumoharjo, saat Polisi berupaya melarang aksi pembakaran dan pengrusakan karangan bunga ucapan selamat pada Anggota Dewan Sulsel yang dilantik. 

    Kericuhan mulai terjadi saat itu, dimana mahasiswa mulai melakukan pelemparan batu oleh pengunjuk rasa di hadapan aparat Kepolisian yang membalas  dengan tembakan gas air mata.

    Selain melepaskan gas air mata, Polisi juga menggunakan watercanon untuk mengurai massa mahasiswa yang terus bertambah.

    Akibatnya, mahasiswa terpancing dan lalu membalas melempar kearah polisi yang berada tepat dalam kantor DPRD Sulsel, Makassar

    Suasana kembali kondusi setelah pasukan anti huru hara memukul mundur ribuan mahasiswa didepan kantor DPRD Sulsel.

    Hingga berita ini ditulis suasana depan gedung dprd Sulsel masih memanas. Personil Kepolisian masih siaga.

    Pantauan Pewarta lainnya dalam Gerakan Mahasiswa Makassar hari ini ada tiga titik yang menjadi titik aksi selain di depan Dprd Sulsel, yakni Kantor DPRD Sulsel, Fly Over, dan Kampus UMI.

    Didepan UMI, para mahasiswa memblokade jalan dengan menghentikan truk yang melintas, sedangkan di Fly Over mereka membakar ban.

    Sementara itu ribuan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas), juga turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi.

    Selain itu ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Nitro bersama mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM) juga turun aksi, Selasa (24/9/2019) Siang.

    Mahasiswa dari kedua kampus ini melakukan aksi jalan kaki atau longmarch menuju gedung DPRD Sulawesi Selatan

    Mereka melalui Jl Urip Sumoharjo sambil membentangkan spanduk dan membagikan selebaran. (Aidil)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru