Hendra : Munculnya Foto Caleg Dilayar Ganggu Peluncuran Logo Pariwisata Sulsel

Header Menu

MEDIASELAYAR.COM | MEDIANYA ORANG SELAYAR
Cari Berita

Hendra : Munculnya Foto Caleg Dilayar Ganggu Peluncuran Logo Pariwisata Sulsel

Media Selayar
Jumat, 28 Desember 2018

Hendra : Munculnya Foto Caleg Dilayar, Ganggu Peluncuran Logo Pariwisata Sulsel

MEDIA SELAYAR. Direktur Eksekutif BPPD Sulsel, Hendra Nick Arthur mengungkapkan, ada gambar caleg dari partai Nasdem yang muncul di layar saat peluncuran Logo Pariwisata Sulsel, Jumat malam 28 Desember 2018.

Menurut Hendra, foto caleg itu menganggu proses berlangsunya acara.

Hal ini disampaikan Hendra Nick Arthur di salah satu tenant di Mall Phinisi Point, Kamis 27 Desember 2018.

“Gambar itu sudah menodai peluncuran logo pariwisata Sulsel. Apalagi dalam acara dihadiri oleh berbagai kalangan, baik dari Stakeholder, Akademisi, Komunitas, Pemerintahan, dan Media,” katanya


Ia mengatakan tidak menutup kemungkinan tamu undangan berpikir Negatif, dan menilai kegiatan tersebut ada unsur politik.

“Penampilan Logo parpol untuk citra diri sudah ditentukan oleh pihak terkait. Parpol peserta Pemilu 2019 mengikuti aturan untuk tidak menampilkan citra diri hingga masuk masa kampanye,” katanya.


Ia menyampaikan sebelumnya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers pernah menegaskan, citra diri meliputi logo partai politik (parpol) dan nomor urut partai.

Sehingga parpol dilarang menampilkan keduanya (logo dan nomor urut) di media cetak maupun elektronik.

Hal ini berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur, definisi kampanye sebagai kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta pemilu untuk menyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri peserta pemilu.

Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara juga membatalkan diskusi tentang Identitas Brand Pariwisata Sulsel dan Tourism Outlook 2019, yang sedianya dilakukan setelah peluncuran.

Salah seorang panitia pelaksana, Inggi mengatakan, tidak tahu pasti alasan pihak BPPD membatalkan kegiatan tersebut. Padahal sudah direncanakan jauh hari sebelumnya.


Seperti dikutuip dari Makassar Terkini. Id