Minggu, 20 Januari 2019

Minggu, Januari 20, 2019
Master Plan Pembangunan Kawasan Bisnis Perikanan Terpadu, Di Kepulauan Selayar Segera Dipersentasekan

MEDIA SELAYAR. Salah satu alasan kebijakan strategis dalam mengembangkan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai Kawasan Bisnis Perikanan Terpadu, adalah potensi ikan lestari diperairan daerah kepulauan ini, mencapai kurang lebih 168.380 ton/tahun berdasarkan data Dinas Perikanan dan Kelautan. Selain itu potensi ikan palagis-nya sekitar 77.238 ton/tahun dan ikan demersal diperkirakan sekitar 104.546 ton/tahun.

Berdasarkan hasil kajian sebelumnya bahwa perairan laut Selayar juga menjadi lintasan migrasi Ikan Tuna dengan tingkat probabilitas 70-80 % periode Oktober-Desember berdasarkan data Pendugaaan Stok Ikan Tuna, DKP Selayar. yang berarti prospek pengembangan perikanan didaerah Kepulauan Selayar masih terbuka lebar.

Hal inilah yang melatar belakangi pengembangan industry perikanan terpadu digenjot realisasinya, dikarenakan begitu banyaknya potensi yang dapat digali dari kekayaan sumber daya laut diperairan Kepulauan Selayar.

Dipilihnya pelabuhan Hangkoang sebagai titik pelaksanaan pembangunan kawasan industri perikanan terpadu mengingat letaknya yang strategis. Dekat dengan pusat hasil perikanan dan jalur pelayaran nusantara yang cukup ramai, sehingga dimungkinkan bisa semakin mempermudah para investor perikanan mengembangkan usahanya dengan biaya murah. 

Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar telah menyusun master plan pembangungannya dimana isinya tentu saja tidak lepas dari bagaimana potensi sumber daya alam kelautan yang meliputi perikanan, pertambangan, pariwisata, dan perhubungan dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kawasan Industri Perikanan Terpadu sudah siap dengan pemanfaatan lahan sekitar 50 hektar. Dan lokasinya di Kecamatan Bontosikuyu tepatnya di pantai Hangkoang, berdekatan dengan pelabuhan Pattumbukang yang menjadi pintu keluar masuknya warga kepulauan ke ibu kota.

Kawasan Industri Perikanan Terpadu dibangun untuk mempermudah masuknya investasi perikanan ke Kabupaten Kepulauan Selayar, demkian dipertegas oleh, Ir. Makkawaru, Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Pembiayaan pembangunannya pemerintah daerah tentu saja berharap dukungan ke Pemerintah Pusat pemerintah pusat serta investor, yang dilaksanakan secara terpadu, untuk membangunnya. Dan bila terbangun tentu saja tujuan mensejahterakan masyarakat Selayar, Sulsel yang pada umumnya masyarakat nelayan akan terwujud.

Kadis Perikanan menyampaikan bahwa persiapan data dan sejumlah legitimasi proses, telah dilakukan oleh dinas yang dipimpinnya. Dan harapan kita tentu saja akan mendapat respon dari pemerintah pusat. Dan dalam waktu dekat ini kami akan bawa master plannya ke Jakarta untuk persentase, jelas Ir. Makkawaru.

"Secara Geografis, kondisi alam, dan beberapa kriteria lain yang masuk dalam unsur penilaian maka Daerah Hangkoang Pattumbukang, Desa Lowa Kecamatan Bontosikuyu, layak untuk dikembangkan sebagai Kawasan Bisnis Perikanan Terpadu,"

Sebagai gambaran profil Kabupaten Kepulauan Selayar, luasnya 10.503.69 km persegi terdiri atas daratan seluas 1.357.03 km persegi dan luas lau 9.146,66 km persegi, dengan panjang garis pantai 670 km. Sejak tahun 2008, kabupaten kepulauan ini terdiri atas 11 kecamatan, 81 desa, dan 7 kelurahan.

Kabupaten Kepulauan Selayar bervisi pembangunan “Terwujudnya Masyarakat Maritim yang Sejahtera Berbasisi Nilai Keagamaan dan Kultural” ini juga memiliki daya tarik wisata yang amat beragam.



(A.Lolo)

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar