Jumat, 25 Januari 2019

Jumat, Januari 25, 2019
Data Korban Banjir dan Angin Kencang Di Selayar, Bertambah, BPBD Terus Lakukan Pendataan

MEDIA SELAYAR. Kendati banjir sudah surut namun tim BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar dibantu TNI dan Polri masih terus melakukan pantauan disejumlah lokasi banjir yang berada di 3 keluarahan. Masing-masing di Kelurahan Benteng Selatan, Benteng Utara dan Kelurahan Putabangung yang terparah dari sekian lokasi terdampak banjir di daerah ini.

Personil BPBD juga masih melakukan pendataan terhadap warga yang berada Kelurahan Putabangung, Kelurahan Benteng Selatan dan Keluarahan Benteng Utara, serta titik lainnya yang juga terkena banjir dan angin kencang.

Dari pantauan Pewarta hari ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga menurunkan alat berat dan mengerahkan armada mobil sampah dan truk untuk membersihkan ribuan ton sampah akibat banjir dan gelombang pasang di sepanjang pantai barat Benteng.

Sementara itu diposko pengungsian sudah kosong oleh warga terdampak yang sebelumnya diungsikan oleh BPBD ke Gedung Juang 45 namun dapur umum dan sejumlah personil BPBD masih terlihat berada di posko tersebut.

Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, tercatat 674 jiwa terdampak banjir, 2 diantaranya meninggal dunia, 56 rumah rusak, fasilitas pemerintah dan fasilitas umum, yakni jembatan dan tanggul penahan ombak disejumlah lokasi, termasuk di wilayah kepulauan yang juga ikut terdampak gelombang, demikian dijelaskan oleh Andi Bahar, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kab. Kep. Selayar (25/1), saat ditemui di kantor BPBD.

Termasuk data yang kami tunggu dari wilayah Kepulauan, dimana di wilayah kepulauan juga ada korban angin kencang dan gelombang. Rumah rusak akibat angin dan akibat tertimpa pohon. Ada juga tanggul rusak dan perahu warga yang terkena gelombang pasang. 

Hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan oleh BPBD karena ada beberapa yang perlu juga kami croscek datanya. Dan ini baru data sementara, kemungkinan data kerugian akan bertambah namun sampai saat ini belum kita bisa perhitungkan.

Lebih lanjut Ia mengingatkan agar warga tetap waspada selama kondisi cuaca masih sering berubah-ubah seperti saat ini, kuncinya.



( Lo2)







0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar