Jumat, 28 Desember 2018

Jumat, Desember 28, 2018
Pasca Gelombang Pasang, Distribusi Bantuan Terhambat Peringatan Cuaca Ektrim, dan Pelarangan Pelayaran

MEDIA SELAYAR. Pasca gelombang pasang yang melanda sejumlah pulau di kawasan nasional Takabonerate, pada Kamis, dinihari 27 Desember 2018, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus berupaya mendistribusikan bantuan kepada masyarakatnya.

Sayangnya karena, kapal yang merupakan satu-satunya akses transportasi laut yang akan digunakan dalam mendistribusikan, terhalang cuaca ekstrim dan adanya peringatan BMKG serta larangan berlayar diperairan Kepulauan Selayar. Akibatnya, bantuan tersebut hingga saat ini belum terdistribusi.

Sementara itu, rencana keberangkatan Bupati Kepulauan Selayar yang diagendakan akan turun langsung melihat kondisi warga terdampak gelombang pasang, di wilayah kepulauan juga belum bisa terlaksana, Tim Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar tidak dapat berbuat banyak karena adanya halangan tersebut.

Informasi yang diterima Pewarta pada Jumat 28 Desember 2018, dari Mursalim S.Sos, Humas Pemkab Kepulauan Selayar, membenarkan bahwa betul distribusi bantuan dan rencana keberangkatan Bupati ke wilayah terdampak gelombang pasang terhalang adanya pelarangan pelayaran di perairan Selayar.

Sementara Pak Bupati meminta bantuan ke Lantamal Makassar untuk bantuan kapal AL yang mampu mendistribusikan bantuan ke warga kepulauan Selayar terdampak gelombang pasang, jelas Mursalim.

Ya, kita sementara menunggu kedatangan kapal AL sampai hari ini, mudah-mudahan tiba dan distribusi segera di berangkatkan, jelasnya lebih lanjut. 

Sementara itu dari data yang diterima Pewarta, bahwa pulau Jinato adalah terparah terdampak gelombang pasang tersebut, dimana puluhan perahu nelayan dan bagang rusak akibat dihempas gelombang pasang. Selanjutnya nelayan Rajuni dan Latondu.

Seperti berita kami sebelumnya bahwa hingga saat ini belum ada data ril akibat gelombang pasang yang melanda daerah pesisir kepulauan Selayar. (R)
MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.