Kamis, 27 Desember 2018

Pemkab Kep. Selayar Dan Pertamina, Bahas Distribusi BBM Ke Tingkat Pengecer

MEDIA SELAYAR. Bupati Selayar H M. Basli Ali membuka rapat kerja dalam rangka meningkatan dan kelancaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak di Selayar khususnya di wilayah Desa dan Pulau kecil.

Rapat berlangsung di ruang rapat Pimpinan kantor Bupati, Rabu (26/12/2018).

Rapat kerja tersebut dihadiri Pjs GM Marketing Operation Region VII Ketut Permadi Aryakuumara, Asisten II Selayar Arfan Arief, kepala bagian ekonomi setda Muh Arsyad, Kadishub Selayar Andi Baso, para Agen Premium dan Minyak Solar atau APMS, para undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Kepulauan Selayar, H M. Basli Ali mengatakan bahwa di Selayar kondisi satu bulan terakhir ini banyak keluhan khususnya masyarakat, yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi APMS terlebih lagi masyarakat yang berada di wilayah Kecamantan Kepulauan.

"Jadi di Selayar sekarang dilayani oleh tiga APMS, dua agen penyalur ini sangat menganggu aktivitas pada kehidupan masyarakat yang ada di Selayar," kata H M Basli Ali.
H.M Basli Ali mengungkapkan, antrean panjang hampir terjadi setiap hari di dua APMS, yakni di APMS Parappa dan APMS Tanrijaya. Antrean tersebut disinyalir karena sulitnya masyakarat Selayar mendapatkan BBM yang berada di desa-desa.

"Jadi masyarakat kami susah sekali dapat BBM khususnya di Desa karena jarak terlalu jauh jadi APMS tambah lagi sekarang ini tidak tersedia BBM di pengecer yang tidak resmi,

"Penjualan BBM oleh APMS kepada mitra dan pengecer tidak bisa lagi dilakukan APMS pasca adanya ketegasan dari Pertamina yang mewajibkan penjualan harus lewat nossel. Pihak Pertamina Makassar hanya mengizinkan penjualan BBM oleh APMS ke pengecer yang resmi,"tuturnya.

Ia menambahkan di Selayar hanya ada dua sub penyalur, yakni di Tile-tile dan Borong-borong.

Namun di Borong-borong ini tidak lagi mendapatkan jatah BBM dari APMS. APMS yang bertanggung jawab di situ terkait perindustrian BBM di sub penyalur adalah Candra Utama Pertiwi Barugaiya

Berdasarkan pengamatan, lanjutnya, bahwa dari tim yang kami bantuk yang menjadi persoalan antrian panjang ternyata ditemukan tidak keseluruhan Nossel tidak berfungsi, kedua jam buka pelayanan APMS yang relatif singkat sehingga mengakibatkan antrian panjang dan masih ada motor dan mobil bolak balik dua sampai tiga kali sehari untuk kembali BBM di APMS dan selanjutnya dijual di eceran.

(*)




















Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Bupati Selayar: Antrean Panjang BBM di APMS Hampir Tiap Hari

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.