Rabu, 07 November 2018

Ribuan Warga Kepulauan Selayar, Belum Nikmati Sinyal Seluler

MEDIA SELAYAR. Puluhan ribu warga yang berdomisili di 5 kecamatan di wilayah kepulauan Selayar, hingga saat ini masih belum menikmati signal seluler secara merata. Hal ini disebabkan karena masih sebagian besar wilayah kepulauan Selayar belum ada BTS perusahaan telekomunikasi.

Kalaupun ada, sinyalnya belum merata di semua titik. Akibatnya bila warga kepulauan tersebut membutuhkan komunikasi, terpaksa harus mencari titik tertentu atau dengan menambah peralatan antene khusus penguat sinyal..

Seperti yang dirasakan oleh warga Pulau Jinato. Memang ada sinyal namun timbul tenggelam, warga harus mencari titik tertentu untuk mendapatkannya. Itupun bila menghubungi akan sulit tersambung, sudah tersambung acap terputus.

Kondisi serupa dialami warga pulau Rajuni dan Latondu serta Pasitallu di Kecamatan Takabonerate, sebagian besar mengaku kesulitan berkomunikasi dengan keluarga di luar pulau dan informasi dunia luar. Warga berharap penyedia jasa layanan jaringan seluler membangun tower di daerahnya.

“Seluler zaman sekarang ini merupakan salah satu kebutuhan sekunder bagi masyarakat untuk menunjang perkembangan ekonomi. Tapi ke kampung kami sering hilang sinyal,”jelas Irwan Cakra dan Tiar Rajuni kepada Pewarta.

Menurut Tiar, Pulau Rajuni adalah salah satu tujuan wisatawan yang datang ke Taman Nasional Takabonerate, namun pembangunan sarana prasarana masih terdapat banyak kekurangan. Seperti air bersih dan susahnya berkomunikasi lewat seluler akibat tidak adanya tower untuk memperoleh sinyal.

Hal senada disampaiakan oleh Nurwan Hamdan, salah seorang aktivis Pulau Tarupa di Kecamatan Takabonerate, sulitnya berkomunikasi via seluler, menyebabkan daerahnya makin terasa terisolir.

Bayangkan Pak, kami di Pulau Rajuni dan Tarupa serta Pulau Latondu kalau ada signal seluler tidak bisa mendaftar kartu kami, soalnya signal yang lewat katanya berasal di Indonesia Timur.

Padahal di Kayuadi yang merupakan ibu kota kecamatan Takabonerate banyak tower, tapi signalnya tidak sampai ke Rajuni dan Tarupa. Heran juga Pak.

“Warga sangat berharap Pemerintah dan wakil rakyat yang selama ini duduk di dewan dari wilayah tersebut dapat memikirkan persoalan yang sejak lama ini, apalagi momentum tahun demokrasi ini pasti banyak caleg yang akan ke pulau mencari suara.

"Jangan hanya saat cari suara baru perhatian, setelah duduk semuanya kembali seperti semula". Dan yakin saja sekarang pasti banyak lagi yang mau dibilang perhatian memikirkan ini, tegasnya bernada sedikit agak kesal.

Ia berharap agar Pemerintah dapat memfasilitasi dan meminta kepada perusahaan telekomunikasi untuk membangun tower di daerah kami, kuncinya.

Sementara itu dari pantauan dan hasil pengumpulan informasi Pewarta mengenai keluhan ketidak beradaan sinyal seluler di wilayah Kepulauan, juga dirasakan hingga masyarakat Pulau Karompa di Kecamatan Pasilambena dan sejumlah pulau-pulau lain disekitarnya termasuk sejumlah warga desa yang berada di kecamatan Pasimarannu .

Informasi lainnya yang diterima Pewarta adalah, rencana pembangunan Tower BTS Telkomsel di Pulau Rajuni terancam gagal. Namun belum ada kejelasan dan belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi terkait hal ini.

Sementara itu dari konfirmasi informasi ke pihak pengelola Kawasan Nasional Takabonerate membenarkan adanya rencana pembangunan tower bts tersebut, dan menurut pihak pengelola, hal ini merupakan salah satu perkembangan, yang harus mendapat dukungan penuh.

Mengingat komunikasi adalah kebutuhan,  termasuk kebutuhan pihak pengelola. Sehingga pihak mereka akan sangat mendukung pembangunan tower di Rajuni tersebut. (Lo2)

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.