Minggu, 22 Juli 2018

Meriah Pesta Rakyat A'Jalaombong, Di Muara S. Sangkulu-Kulu Selayar

MEDIA SELAYAR. Ribuan masyarakat Selayar tumpah menyaksikan pelaksanaan Pesta rakyat Anjala Ombong oleh masyarakat Desa Harapan di Kecamatan Bontosikuyu tepatnya di Pantai Sangkulu-Kulu, hari ini Minggu, 22 Juli 2018.

Termasuk diantaranya ikut membaur bersama warga yang menyaksikan adalah pimpinan daerah, Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali, Sekretaris Daerah Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd., Ketua TP PKK Kabupaten Andi Dwiyanti Musrifah Basli unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda didaerah ini. .

Pesta rakyat tersebut diawali dengan ritual sesajen yang dilakukan oleh seorang pawang dari tokoh adat masyarakat setempat. Dilanjutkan dengan pelemparan jala ke sungai oleh Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali.

Menyampaikan sambutan singkatnya, Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali mengatakan bahwa pesta rakyat Anjala Ombong masuk dalam kalender event Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2018. Olehnya itu Bupati menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Kadispar Selayar, Camat Bontosikuyu, masyarakat dan seluruh panitia, atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Saya berharap kegiatan ini dapat menarik wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara," kata Muh. Basli Ali.
Bupati juga mengemukakan bahwa kegiatan pesta rakyat Anjala Ombong digelar, juga dalam upaya memperkenalkan Selayar kepada dunia sebagai destinasi wisata andalan yang berpotensi untuk dikembangkan.

Sementara Camat Bontosikuyu Muh. Basir SH menyebut bahwa prosesi budaya Anjala Ombong ini merupakan kegiatan tahunan masyarakat dan merupakan pesta rakyat Desa Harapan yang keberadaannya telah mengakar di masyarakat yang sudah turun temurun dari generasi ke generasi. Tempatnya pun pun ditetapkan hanya satu yakni di muara sungai pantai Sangkulu-Kulu. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dijadikan sebagai agenda tahunan.

"Pelaksanaannya kita sesuaikan dengan alur bulan dan alur air dimana dalam prosesi ini seuntaian penangkapan ikan secara massal dengan menggunakan alat tangkap tradisional," kata Camat Bontosikuyu.

Dari pantauan media ini, jenis ikan yang ditangkap sangat spesial yang ukurannya kecil dan bergerombol, menyusuri muara sungai Sangkulu-Kulu. Prosesi Anjala Ombong dimulai pada saat air mulai surut dan berakhir jika air laut sudah mulai pasang, dan dipandu oleh sang pawang.

Kegiatahn budaya dan kearifan lokal ini berlangsung hingga sore saat berita ini ditayangkan. (KT2/Lo2)

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.