Selasa, 24 Juli 2018

KMP. Lestari Maju, "Tidak Jelas Sertifikasinya"

MEDIA SELAYAR. Menyusul terjadinya peristiwa kecelakaan laut KM. Sinar Bangun di danau Toba dan KM. Lestari Maju di Kabupaten Kepulauan Selayar, Kementerian Perhubungan RI melakukan evaluasi terhadap sistem pelayaran nasional dan berkomitmen melakukan peningkatan aspek keselamatan pelayaran nasional. Demikian dijelaskan Menteri Perhubungan, Budi Karya dalam rapat kerja bersama komisi V DPR RI di Jakarta pada Selasa 24 Juli 2018.

Menhub, Budi Karya mengakui kalau pihaknya telah menemukan permasalahan disejumlah tempat, dari sejumlah lokasi tersebut ada yang telah diberikan bantuan kapal.

Ia juga menyadari tentang keterbatasan pendanaan untuk bantuan kapal baru, sehingga pihaknya juga mengusulkan untuk memberikan format agar bagaimana kapal untuk pelayaran dapat diperoleh dengan cara `leasing`.

Selain itu, Kemenhub juga mendorong agar berbagai fasilitas kesehatan dapat dipenuhi oleh beragam pemda setempat, serta berkomitmen untuk meningkatkan sarana penunjang serta sosialisasi keselamatan.

"Kami sepakat kerja sama yang baik terkait dengan keselamatan aspek transportasi," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa pihaknya juga telah memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrim di kawasan perairan sebelum peristiwa kecelakaan kapal laut tersebut.

"Sejak November 2017 BMKG telah memprediksi adanya potensi peningkatan ekstrimitas cuaca untuk tahun-tahun ke depan," ungkapnya.
Anggota Komisi V DPR Yoseph Umarhadi menekankan bahwa permasalahan sertifikasi terkait dengan pelayaran merupakan hal yang penting untuk terus dibenahi dan dilaksanakan dengan pengawasan yang seksama karena hal itu dapat meningkatkan keselamatan penumpang moda transportasi laut.

"Sertifikasi khususnya pada moda transportasi kapal merupakan modal awal dari upaya penyelamatan transportasi," katanya.

Menurut Yoseph, sertifikasi sangat penting, karena Kapal Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan ternyata tidak jelas sertifikasi kapalnya, yaitu dari kapal barang yang dibuah menjadi kapal penumpang. (*)

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.