Senin, 09 April 2018


MEDIA SELAYAR. Kemungkinan besar sudah menjadi kebiasaan para petugas kapal yang melintas di perairan laut kepulauan Selayar".

Sampah-sampah plastik, hasil bungkusan makanan para penumpang diatas kapal, oleh petugas kebersihan kapal, dikumpul lalu dibuang di tengah laut, saat kapal dalam perjalanan,"dari pelabuhan Jinato menuju pelabuhan Benteng, pada Minggu 8 April 2018.

"Saya lihat langsung Pak, sekitar 6 bungkusan besar dalam kantongan dan dos semuanya ditebar ke laut Selayar begitu saja. Kejadiannya malam sekitar pukul 21. 30 Wita, ungkap Ibrahim, salah seorang pemerhati lingkungan dan kawasan Takabonerate yang ikut dalam pelayaran tersebut"  .

Malah saat mencoba mengabadikan kejadian tersebut, sempat mendapat kalimat dengan nada ancaman dari petugas dek, dengan melarangnya mengambil gambar saat sampah dibuang ke laut." Dilarang ambil gambar dan anda tidak punya hak mengambil gambar diatas kapal ini, sayangnya ada HAM, kalau tidak saya akan habisi kau", ujar petugas itu ketus kepada Ibrahim saat akan memfoto kejadian itu, ungkap Ibrahim.

Ia juga menjelaskan bagaimana sampah-sampah anorganik (plastik) ini tidak bisa hancur dan akan membahayakan bagi ekosistem laut dan mengancam kelestarian lingkungan.

"Saya kira semua masyarakat tahu, tidak ingin ada sampah-sampah plastik yang di buang ke laut karena dikhawatirkan akan membahayakan bagi kehidupan biota laut," katanya.

Hal ini sudah disampaikan ke Sayhbandar Pelabuhan Benteng, dan mendapat jawaban akan ditindak lanjuti melalui surat resmi dari pelapor (*)

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.