Kamis, 25 Januari 2018


MEDIA SELAYAR. Peristiwa tenggelamnya KM Itanini yang berlayar dari Surabaya tujuan Seram Ambon, yang tenggelam diperairan bagian selatan Pulau Selayar cukup menarik perhatian warga didaerah ini. Dari 16 orang Abk yang ada diatas kapal baru 14 orang yang berhasil diselamatkan. Sementara itu 2 orang lainnya masih belum ditemukan.

Memang ada temuan jenazah terdampar di Takabonerate tepatnya di Bunging Kamase namun belum dapat dipastikan karena belum diidentifikasi resmi oleh pihak berwajib. Sementara itu ke 14 abk selamat telah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten kepulauan Selayar dalam hal ini Dinas Sosial yang juga telah siap memulangkan para awak tersebut ke daerah asalnya.

Sayangnya karena pemulangan tersebut belum dilakukan karena adanya temuan amunisi dan katanya ada seragam angkatan yang ikut ditemukan bersamaan ditemukannya korban. Hal ini disampaikan oleh Kadis Sosial, Drs. Musytari MM, kepada Pewarta (25/1) saat menemui para ABK untuk mendapat bantuan dari Bupati Kepulauan Selayar.

Namun hal ini dibantah oleh Muriono, Kapten Kapal KM. Itanini, bahwa mereka tidak memuat barang seperti itu dan kami tidak penumpang kapal yang berseragam angkatan. Dan mungkin ini temuan dari kapal lain yang juga mengalami hal sama tenggelam diperairan Selayar. Untuk kami ini tidak ada dan ini tidak benar, tegas Muriono.

Selengkapnya simak video penuturan Kapten, Muriono diatas.


SIMAK JUGA :
Video Ekslusive : Penuturan Chief KM. Itanini Yang Tenggelam Di Perairan Selayar

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.