Home » , , , , , , , » Bus Aneka Terjebak Ditengah Sungai Jalur Alternatif S. Appabatu

Bus Aneka Terjebak Ditengah Sungai Jalur Alternatif S. Appabatu

Penulis Media Selayar on Rabu, 19 Oktober 2016 11.36.00

Bus Aneka, selayar, Terjebak Ditengah Sungai Jalur Alternatif, S. Appabatu

MEDIA SELAYAR. Putusnya jembatan Appabatu yang merupakan akses poros Benteng - Pelabuhan Pamatata hingga saat ini masih terus menjadi penyebab utama terganggunya jalur transportasi didaerah ini. Pasalnya jalur alternatif yang dibuka juga tidak mampu menjadi penyangga transportasi umum untuk lewat.

Sejumlah kejadian telah terjadi, diantaranya mobil penumpang kecebur ke sungai dan penjemputan jamaah haji yang terpaksa estafet. Akibat lain yang ditimbulkan adalah menurunnya jumlah pendapatan daerah dari sektor perhubungan darat.

Seperti kejadian yang terjadi Selasa ( 18/9) siang sekitar 13.00 Wita, sebuah mobil bus Akdp Aneka yang melintas di jalan alternatif tertahan ditengah sungai dan nyaris tidak bisa menyeberang sungai Appabatu. Hal tersebut terjadi saat Bus Aneka mencoba menyeberangkan Busnya untuk mengisi kekosongan armada di Benteng namun terpaksa dibatalkan karena bus dan jalan tidak muat untuk bus tersebut.

Kejadian ini mengakibatkan antrian kendaraan yang akan melintasi jalur tersebut macet hingga kurang lebih 2 jam. Sampai akhirnya pengemudi Bus Aneka memutuskan untuk menarik mundur demi mengamankan bus dari kerusakan.

Kejadian ini mengundang komentar warga. Seperti yang dilontarkan oleh Siddik, yang meminta kepada Pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan pengawasan di jalur alternatif, sekiranya pengguna jalan tidak seenaknya menerobos jalur tersebut disaat ramai pengguna. Ini rawan Pak, ujar Siddik.

Hingga berita ditayangkan, proyek jembatan S. Appabatu  CS dengan nilai kurang lebih 18 M dari anggaran Apbn 20116 di Kabupaten Kep.Selayar belum rampung. Sementara dari informasi yang berhasil dikumpulkan bahwa proyek tersebut dipertanyakan waktu pelaksanaannya oleh penggiat anti korupsi di Selayar.

Dari hasil pantauan Media Selayar, alat berat yang dipoliceline oleh Kepolisian Selayar beberapa waktu lalu,  kini sudah digunakan kembali, dengan alasan pinjam pakai. Sementara dugaan awal oleh pihak Kepolisian Selayar, terkait rubuhnya jembatan darurat proyek tersebut, diduga akibat adanya penggerusan material di bawah jembatan, yang diduga menyalahi aturan lingkungan. (lo2/ Tete) 

BACA LAINNYA : Polres Selayar Tangkap Oknum PNS" Pemakai Dan Bandarnya "  

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar

CARI BERITA