Selayar
Home » , , » Berita Tentang Oknum Polisi Selayar Peras Nelayan Bulukumba

Berita Tentang Oknum Polisi Selayar Peras Nelayan Bulukumba

Penulis Media Selayar on Kamis, 17 Mei 2012 15.44.00

MEDIA SELAYAR. Sejumlah warga asal Kecamatan Kajang, Bulukumba, berencana melakukan aksi penutupan Pelabuhan Bira, Bulukumba, Sulsel, Senin (14/5/12). Aksi ini, sebagai bentuk protes kepada aparat kepolisian di Kabupaten Selayar Kepulauan yang dituding sering memeras nelayan asal Kecamatan Kajang saat mencari ikan di wilayah perairan Kabupaten Selayar.

Pelabuhan Bira di Bulukumba merupakan jalur penghubung utama antara Kabupaten Bulukumba dengan Selayar. "Siang ini kami akan memboikot Pelabuhan Bira. Kami sudah tidak tahan dengan pemerasan yang dilakukan oknum polisi Selayar," kata Nasrum, salah seorang nelayan asal Kajang, pagi tadi.

Nelayan Kajang juga meminta Polda Sulselbar mengusut pemerasan yang kerap dilakukan oknum polisi di Selayar.

Ratusan Nelayan Tutup Pelabuhan Bira Bulukumba

Sebagai bentuk protes terhadap oknum polisi kepulauan selayar yang menangkap nelayan asal Bulukumba di perairan selayar bebarapa waktu lalu ratusan nelayan di Bulukumba menutup pelabuhan penyeberangan Bulukumba – selayar dan pulau pulau lainnya. Akibat aksi ini aktifitas pelabuhan menjadi lumpuh total.

Ratusan nelayan memblokade jalan masuk pelabuhan bira Bulukumba sulawesi selatan. Dengan menggunakan mobil serta membakar ban dan balok kayu.aksi saling dorong dengan aparat tak terhindarkan saat pengunjuk rasa mencoba menghalangi kapal feri asal kabupaten selayar untuk bersandar. Akibat aksi ini aktifitas di pelabuhan bira lumpuh total.

Akibat kejadian ini feri yang hendak bersandar terpaksa memutar arah kembali ke kabupaten selayar. Pengunjuk rasa juga berusaha menyandera feri beruntung aparat yang berada dilokasi langsung menghalau pengunjuk rasa.untuk keamanan pihak pelabuhan terpaksa menghimbau sejumlah kapal untuk meninggalkan pelabuhan bira.

Aksi ini merupakan protes nelayan terhadap aparat kepolisian selayar yang menangkap kapal pengangkut ikan beserta abknya. Nelayan menilai penangkapan yang dilakukan tidak sesuai prosedur lantaran kapal tersebut memiliki dokumen lengkap. Nelayan juga menyesalkan ulah oknum polisi yang meminta uang tebusan kepada pemilik kapal. (Eno)

Sumber : Tribun Timur News Com

Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi ke Admin Blog ini

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar