Selayar
Home » , , » Sebanyak 61,4 Persen Pasangan Usia Subur Gunakan Alat Kontrasepsi

Sebanyak 61,4 Persen Pasangan Usia Subur Gunakan Alat Kontrasepsi

Penulis Media Selayar on Senin, 12 Desember 2011 03.39.00



MEDIA SELAYAR. Kesadaran pasangan usia subur menggunakan alat kontrasepsi di Indonesia kian meningkat. Tercatat pada 2011, sebanyak 61,4 persen seluruh pasangan usia subur menggunakan alat kontrasepsi.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sugiri Syarief, di acara Rapat Kerja Nasional Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) di Hotel Goodway, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/12/2011).

Pada 2012 mendatang, tambahnya, BKKBN menargetkan penggunaan alat kontrasepsi di kalangan pasangan usia subur meningkat menjadi 72 persen.

"Angka penggunaaan alat kontrasepsi ini sangat berpengaruh terhadap penurunan jumlah penduduk. Untuk mencapai target itu dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kegiatan komunikasi, edukasi, dan informasi (KIE)," kata Sugiri.

BKKBN, kata Sugiri, juga berupaya mengembangkan program pemberian alat kontrasepsi gratis kepada masyarakat. Saat ini ada tujuh provinsi yang mendapatkan program bantuan alat kontrasepsi gratis, yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa tenggara Barat, dan Aceh.

"Kebijakan ini dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat miskin agar mereka tidak kesulitan dalam mendapatkan alat kontrasepsi," katanya.

Namun, kata Sugiri, meski masyarakat sudah dibantu pemerintah, masih ada kendala pemberian bantuan alat transportasi untuk mencapai tempat pelayanan alat kontrasepsi tersebut.

Pemberian alat kontrasepsi ini untuk membendung laju pertumbuhan penduduk. "Laju pertumbuhan penduduk di indonesia terus meningkat, pada periode 1990-2000 laju pertumbuhan mencapai 1,47 persen per tahun, dan pada 2000-2010 laju meningkat menjadi 1,49 persen," katanya.

Dengan laju tersebut, bisa diartikan pertambahan jumlah penduduk 3 juta sampai 4 juta setiap tahun atau sekira 10.000 bayi lahir setiap hari.

"Ini jumlah yang sangat banyak dan akan memberikan implikasi terhadap ketersediaan berbagai kebutuhan hidup yang pada gilirannya akan memberikan pengaruh terhadap kehidupan bermasyarakat," katanya. (tri)
(amr


Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar