Selayar
Home » , » Bupati Selayar Minta Dibuatkan Dokumenter Taka Bonerate

Bupati Selayar Minta Dibuatkan Dokumenter Taka Bonerate

Penulis Media Selayar on Sabtu, 12 November 2011 04.07.00

MEDIA SELAYAR. Kementerian Kehutanan RI melalui Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung (PJLKKHT), dipimpin Direkturnya, Sumarto Suharto melakukan kunjungannya di Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate. Sebelum melakukan kunjungan, rombongan PJLKKHT melakukan audiensi dengan Bupati Kepulauan Selayar Drs H Syahrir Wahab MM di rumah jabatan bupati, Minggu (7 /6).

Turut hadir, Wakil Bupati Selayar H Saiful Arif SH, Ketua DPRD Selayar Hasanuddin Khaer BA, Dandim 1415 Selayar Letkol Inf Nefra Firdaus SE, Kapolres Selayar AKBP Setiadi SH, Kadis Perikanan dan Kelautan Selayar DR Ir Marjani Sulthan MSi, Pengurs POSSI DKI Jakarta Martin I Wetik, Staf Direktur Sattata dan Agus Riady, KSD Sulsel Yusri M dan Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate Ir Noel Layu Allo MM.

Dalam pertemuan tersebut, Sumarto menyampaikan ke bupati bahwa karang di Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate masih bagus, dan dari hasil penyelaman yang dilakukannya bersama rombongan di jumpai masih banyak ikan dan terumbu karang.

Menurut Sumarto, untuk mengamankan zona Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate pihaknya akan mengusulkan pengadaan kapal besar dan patroli untuk menjaga kawasan tersebut serta mengupayakan untuk menghadirkan pesawat tanpa awak untuk mengawasi taman nasional dari udara.

Bupati Kepulauan Selayar H Syahrir Wahab menegaskan, masyarakat di lima desa yang berada di Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, tidak lagi melakuakan pemboman, jika ada yang melakukan pemboman maka bukan masyarakat Selayar tapi masyarakat dari luar Selayar.

H Syahrir Wahab mengatakan, guna menjaga karang dari kerusakan , Pemkab Kepulauan Selayar telah melakukan pelarangan penggunakan compressor dalam penangkapan ikan

Pemerintah Provinsi Sulsel telah menetapkan Taman Nasional Taka Bonerate sebagai kawasan wisata bahari sehingga Bupati Selayar dua periode ini malu jika ditanya berapa jumlah wisatawan yang berkunjung di kawasan tersebut, sehingga meminta agar Dirut PJLKKHT, membantu Pemkab Selayar untuk melakukan promosi, khususnya pembuatan video promosi Taman Nasional Taka Bonerate sehingga keberadaannya bisa terkenal seperti Wakatobi karena di Pulau Tinabo ada sekumpulan Ikan Paus yang mendiami zona tersebut.

Selain mengundang Wahana Lingkungan Hdup Indonesia (WALHI), Bupati Selayar ini juga mengundang Direktur PJLKKHT untuk hadir pada Event Taka Bonerate Island 2011, karena pada event tersebut akan hadir kapal perang dari Bali untuk mengangkut para turis yang menghadiri event tersebut serta kegiatan ini juga akan di gelar lomba foto bawah laut.

Untuk membantu pengamanan Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, kata Kapolres Selayar AKBP Setiadi, SH , telah hadir Polair yang berkekuatan 15 sampai 20 orang yang akan membantu tugas Patroli Jagawana, Dinas Kehutanan dalam mengamankan zona Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate.

Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, IR Noel Layu Allo, MM meminta agar digelar operasi darat untuk menggeledah setiap rumah guna menyita compressor yang melibatkan unsur Kepolisian, Kodim, Jagawana dan Dinas Perikanan dan Kelautan .

Langkah ini dilakukan, katanya, guna menghabisi sepak terjang pelaku yang menggunakan compressor dalam melakukan praktek pemboman, pembiusan dan yang paling berbahaya adalah pelaku yang menggunakan potasium dalam menangkap ikan (*)



Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar