Senin, 19 September 2011

MEDIA SELAYAR. Misbakhun dipergoki tengah berada di Mal Ratu Plaza bersama keluarganya. Pihak Lapas Salemba menyebut Misbakhun tengah menjalani masa asimilasi karena telah menjalani separo hukuman 2 tahun. Namun Satgas Pemberantasan Mafia Hukum menilai napi asimilasi tidak pantas jalan-jalan ke mal.

“Jika benar, tentu salah besar napi asimilasi jalan-jalan ke mal,” kata Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, saat dihubungi detikcom, Rabu (13/7/2011).

Denny menjelaskan, sesuai aturan, asimilasi harus sangat selektif diberikan. Asimilasi tidak bisa sembarangan diberikan kepada semua narapidana.

“Asimilasi dan sejenisnya harus sangat selektif diberikan. Jika pun diberikan harus dengan prosedur dan persyaratan yang ketat. Jika tidak, mudah menjadi modus penyimpangan dan praktik mafia hukum baru,” tambah Denny yang juga menjabat sebagai Staf Khusus SBY bidang Hukum dan Pemberantasan Korupsi ini.

Pengacara Misbakhun, Luhut Simanjuntak dan pihak Lapas Salemba menyebut Misbakhun mendapat asimilasi. Misbakhun berkerja di pagi hari dan kembali di sore hari. Uang hasil dia bekerja masuk kas negara.

Namun seperti dipergoki wartawan MetroTV Monique di Ratu Plaza, pukul 14.00 WIB, Misbakhun tengah berada di sebuah restoran bersama keluarganya. Saat hendak diambil gambarnya Misbakhun menghindar dan mengaku sudah bebas. (Indra Subagja – detikNews)


Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Media Selayar

MEDIA SELAYAR. Diberdayakan oleh Blogger.