Home » » Menjelang Setahun Syahrir Wahab - Saiful Arief Menakhodai Selayar

Menjelang Setahun Syahrir Wahab - Saiful Arief Menakhodai Selayar

Penulis Media Selayar on Senin, 19 September 2011 04.23.00

Menjelang akhir bulan September ini, tercatat setahun Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam pilkada Selayar 2010 lalu. Drs.H.Syahrir Wahab MM dan H.Saiful Arief SH. adalah Bupati dan Wakil Bupati kepulauan Selayar yang dilantik oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo pada hari Kamis tanggal 30 September 2010 dihadapan puluhan ribu masyarakat Selayar di lapangan Pemuda Benteng Selayar.  setelah sebelumnya kemenangan dari pasangan ini mendapat gugatan oleh calon lainnya dalam pilkada selayar di MK yang kemudian di putuskan bahwa penggugat keputusan kpud selayar tersebut tetap kalah dan jadilah pelantikan pasangan pemenang dilantik. Singkat tulisan ini kemudian mengingatkan bahwa sejak pelantikan terhitung hingga saat ini telah setahun Syahrir-Saiful menjadi nakhoda di Selayar.

Dalam perjalanan pemerintahan Syahrir - Saiful telah banyak tentunya perkembangan yang tampak, selain itu pasngan ini telah membawa Selayar lebih dinamis, dibanding pada tahun tahun sebelumnya. Sejumlah program dan janji pilkada telah terlaksana walaupun di akui oleh Saiful Arief sebagai wakil Bupati pada setiap kesempatan bertemu dengan warga bahwa masih banyak kekurangan di sejumlah bidang yang menjadi prioritas pelaksanaan. Termasuk juga Syahrir Wahab banyak berkomentar terkait sejumlah pembenahan lanjutan pembangunan pemerintahan di kabupaten kepulauan Selayar. Bila berbicara infrastruktur pada sektor pekerjaan umum, pertanian, dan perikanan serta perhubungan sangat jelas sekali perkembangan yang tampak di depan mata orang Selayar. Hal ini terbukti bahwa pesatnya pembangunan di daerah ini tak lepas dari tangan dingin ke dua pasangan ini. Setidaknya dinamisasi pembangunan menjadi hal utama dalam segala tolak ukur perkembangan. Dan cukup fair terasa dalam hati seseorang bila kemudian mengakui hal perkembangan pembangunan di kabupaten kepulauan selayar dalam setahun terakhir ini. Yah kami hanya bisa bekerja, kami hanya bisa berbuat , masyarakatlah yang menilai, ujar Syahrir Wahab pada suatu kesempatan saat bertemu MC-I  di jalan masuk ke ruangan Bupati.

Sigit Sugiman, aktivis lsm FPS kepada Pewarta berkomentar bahwa apapun kalimat menyoroti pembangunan Selayar mulai Pak Syahrir Wahab menjadi Bupati Kepulauan Selayar sampai sekarang, kemudian Pak Saiful Arief menjadi wakilnya adalah hal yang perlu ditampung. Kalaupun demikian, sebelum di tampung harus di sortir dulu. Soalnya banyak komentardalam kalimat yang mengkritik namun tidak memberi solusi. Selanjutnya Sigit menjelaskan bahwa bukan hal mudajh bagi kedua pemimpin Selayar saat ini untuk menangkis banyaknya issu issu miring yang memojokkan pemerintahanya, namun semuanya diterima. Termasuk adanya sejumlah gugatan hukum terhadap pemerintah daerah ini dalam hal mutasi kepegawaian. Belum lagi dugaan dugaan kasus korupsi yang dijadikan komuditas politik dari sebagian lawan politik pemerintahanya. Semuanya menjadi sebuah pernak dan pernik yang menjadi perhatian kedua pemimpin Selayar ini. Termasuk menyerap aspirasi dan permintaan bantuan dari masyarakat.  Kegiatan keagamaan telah menjadi agenda tetap bagi keduanya, selain itu seluruh permiontaan warga telah terpenuhi walaupun kemudian di akui oleh Sigit bahwa belum seluruhnya dapat terealisasi maksimal. Ini kata kata Pak Bupati yang saya lanjutkan, pak.  Saya dan teman teman di FPS adalah orang pertama yang akan menyoroti kinerja Beliau bila memang ada penyimpangan dan kamilah orang pertama yang akan melaporkan bila ada masyarakat yang merasa terzalimi secara langsung oleh ulah keduanya. Jadi bila anda mengatakan ada maka segeralah memberikan penyampaian. Jangan hanya kalimat teror dan sms tak jelas Pak, ujar Sigit.

lain lagi yang di jelaskan oleh Muh.Takwin, salah seorang pemuda kepulauan Selayar. bahwa saat ini yang menjadi kendala bagi kami adalah menentukan wakil rakyat yang peduli kepada kami di wilayah kepulauan, bukannya menyalahkan namun perlu di ketahui bahwa pemerintahan sekarang telah banyak memberikan bantuan kepada paranelayan di kepulauan tapi yang bertugas mengelola dan mengolahnya yang kadang memanfaatkan kesempatan. Kami sendiri di kepulauan tidak menyalahkan pak Bupati dan Pak Wakil tapi menyayangkan warga daratan yang hanya tahu menyoal kedua pemimpin Selayar ini.  Bukankah saat ini kami di wilayah kepualauan sudah sangat maju dengan adanya listrik energi matahari dan bantuan airtawar yang tidak pernah terpikirkan oleh pemimpin sebelumnya. Yang menggunakan kesempatan malah kontraktornya, lihat saja jalan lingkar jampea trus bantuan sumur bor, trus pabrik es dan lain lainya. Semua di kerjakan oleh kontraktor dari anggota dewan. kalau sudah begini e e e malah Pak Bupati yang di salahkan., kuncinya kepada Mci
Ardi Aryo dari pemerhati lingkungan juga ikut angkat bicara, dia menyayangkan kedua pimpinan Selayar yang terlalu percaya kepada bawahannya. Padahal mereka mereka inilah yang kerap menjual nama Bupati dan Waki Bupati bila ada kebijakan yang memberatkan masyarakat. Padahal kebijakan tersebut hanya dia saja yang membuat dan mengarang sementara pimpinan selayar tidak tahu apa apa. Ini adalah hal paling banyak terjadi di masyarakat selayar daratan khususnya wilayah Bontomanai, Bontomatene, Bontoharu dan Bontosikuyu.  Belum lagi ulah para kepala desa yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah kabupaten malah menunjuk pemerintahan Bupati yang tidak benarsaat sejumlah p[royek proyek dari dana adddesa kemudian tidak selesai akibat nakalnya sebagian oknum oknum kades. Inilah kemudian menjadi bahan bagi lawan politik atau oposisi pemerintahan Selayar saat ini.

Bila semua itu menjadi penghalang dalam setahun Syahrir-Saiful menjadi pemimpin di kabupaten kepulauan Selayar maka tentu saja pembangunan tidak akan berjalan. Namun semuanya di jadikan bahan evauasi dan penilaian dalam menjalankan roda pemerintahannya.  Malah dalam setahun ini, sejumlah pihak kemudian menyebarkan issu issu memojokkan yang mengatakan bahwa Bupati Selayarakan di periksa KPK atas laporan penyimpangan Proyek  namun tidak dijelaskan proyek mana dan hanya melanjutkan bahwa tingal menungu izin presiden. Ironisnya issu ini di dengar media ini dari seorang oknum kepala bidang di lingkup Dishub Selayar. Bukankah ini sebuah hal lucu ketika seyogyanya oknum ini sebagai bawahan dalam struktur kepegawaian membela atasan dalam kebenaran dan pekerjaannya, bukan malah menyebarkan issu issu miring di tengah masyarakat yang tentu saja percaya pada seorang pejabat pemerintahan.

Menjelang setahun SYIAR menjadi pemimpin Selayar, akan diadakan event Refleksi Setahun SYIAR Menjadi Nakhoda Selayar dan hal ini merupakan event public untuk mengetahui capaian pembangunan yang saat ini cukup pesat perkembangannya, terlepas dari segala hal yang menjadi pernak dan pernik dinamisnya pembangunan di bumi tanadoang Selayar selama setahun terakhir.

Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

1 komentar:

  1. Menjelang setahun SYIAR menahodai SELAYAR kita musti akui sudah ada yang nampak namun masih banyak yang belum nampak mudah2an bisa nampak semua sampai akhir masa jabatannya,saya harapkan supaya Pembangunan di PANTAI TIMUR SELAYAR BISA JUGA NAMPAK sebelum masya jabatan berakhir yaitu 1.Pembangunan jalan mulus karena kawasan wisa 2.Pembangunan pasilitas wisata 3.Pembangunan ekonomi masyarat di PANTAI TIMUR SELAYAR 4.Supaya bisa mendapat penerangan listrik dari PLN 5.Perna ada Usulan DESA KHUSUS WISATA JAMMENG mudah2an ada realisasinya. Supaya PANTAI TIMUR SELAYAR Bisa berbenah diri dengan mandiri. . Sebenarnya PANTAI TIMUR SELAYAR banyak yang bisa di kembangkan tinggal SDM menentukan dan PEMERINTAH ..!

    BalasHapus

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar

CARI BERITA