Selayar
Home » , , , » Pulau Selayar Dalam Rangkuman Pulau Sulawesi

Pulau Selayar Dalam Rangkuman Pulau Sulawesi

Penulis Media Selayar on Kamis, 28 April 2011 03.04.00

Pulau Selayar , Dalam Rangkuman Pulau Sulawesi

MEDIA SELAYAR. Fluralisme adalah sebuah kekayaan yang mewarnai indonesia dan dikenal di dunia atas keaneka ragaman tersebut. Terkhusus Pulau sulawesi yang merupakan Pulau raksasa yang berada di tengah jajaran pulau-Pulau Nusantara, memiliki ribuan etnis dan Budaya. 

Keanekaragaman tersebut kemudian menjadi satu ciri Khas khusus yang kemudian menjelma jadi tautan yang memperkaya hasanah budaya Nusantara.

Pada kesempatan ini saya mencoba membahas tentang sebuah daerah, yaitu Kepulauan Selayar. Daerah selayar yang merupakan Pulau di bawah Pulau sulawesi ini juga di Juluki sebagai BUMI Tanadoang” yang artinya Tanah Udang, hal ini karena bentuknya yang menyerupai udang membentang dari selatan ke utara. 

Dari pengamatan yang dilakukan, bahwa ternyata di daerah ini memiliki keistimewaan. bahwa hampir semua suku,etnik,agama dan budaya yang ada di sulawesi ada di Selayar.

Suku Makassar, Bugis, Mandar, yang merupakan suku besar yang mendiami hampir seluruh daratan Sulawesi terpantau di pulau ini. yang menarik bahwa masing-masing etnis tidak ada yang mayoritas semua mencerminkan adat dan budaya masing-masing.

Bahkan dalam perkembangannnya telah terjadi evolusi Budaya yang kemudian menjadikan satu adat istiadat ini menjadi adat Selayar. hal lain adalah dari segi bahasa, bahasa Selayar Buakan bahasa makassar, bukan juga bahasa Bugis, ataupun Mandar akan tetapi jika kemudian dicermati bahas selayar adalah gabungan dari bahas-bahasa tersebut.

Seorang teman saya pernah mengatakan bahwa, Ketika kemudian kita melihat peta dari utara ke Selatan sulawesi, maka Setelah Tuhan melukis wajah sulawesi Kemudian Ia membuat miniaturnya yaitu pulau Selayar dan ini kemudian termasuk isi perobot dan penghuninya, Jelasnya.

Apa yang kemudian mendorong saya menulis ini, adalah bahwa Potensi selayar yang selama ini digembar-gemborkan orang hanyalah keindahan Alamnya dan beberapa peninggalan Budayanya,memang keindahan alam Selayar cukup melimpah akan tetapi sebenarnya hal yang menarik adalah keaneka ragaman etnis Budaya. 

Bahkan boleh dikatakan bahwa jika seorang pengunjung kemudian ingin mengenal Etnis Budaya sulawesi, namun memiliki keterbatasan Waktu dan biaya untuk mengelilingi sulawesi, maka mereka cukup ke Pulau Selayar. karena disanalah Rangkuman dari Sulawesi. (Sumber : http://sosbud. kompasiana . com/ 2010/08/ 19)

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA...

Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

2 komentar:

  1. Artikel di atas sangat menarik dan bisa menarik masyarakat di luar untuk ke Selayar menyaksikan miniatur SULAWESI tetapi sebenarnya bukan hanya miniatur SULAWESI kalau di segi bahasa DAERAH ASLI SELAYAR sebenarnya MINIATUR DUNIA sebab basa ASLI selayar kalau di teliti disamping rangkuman bahasa di SULAWESI ada bahasa ARAB,bahasa JEPANG,bahasa INGGRIS,bahasa BELANDA,bahasa CINA.....dll

    BalasHapus
  2. Maaf ...arti tanah doang bukan karena berbentuk udang tapi karena tanah tempat berdoa....selayar dulu adalah tempat persinggahan para pelaut maka jangan heran kalo berbagai kebudayaan di adopsi dan akhirnya membuat selayar mempunyai kebudayaan yang sedikit agak berbeda dari sulawesi....tapi coba di selidiki lebih teliti pasti akan di temukan persamaannya...
    Jadi budaya selayar bukan kebudayaan asli tapi merupakan kebudayaan turunan.

    BalasHapus

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar