Selayar
Home » , , » PNPM Genjot Lahan Persawahan Tanah Jampea Selayar

PNPM Genjot Lahan Persawahan Tanah Jampea Selayar

Penulis Media Selayar on Kamis, 28 April 2011 06.39.00

PNPM ,Genjot Lahan Persawahan, Tanah Jampea ,Selayar

Bonelambere, Geliat Pertanian Dilahan Kering

Oleh : Zainal Abidin, ST ( FT Pastim )
Sebuah Pemandangan yang akan kita dapatkan ketika berkunjung ke dusun Bonelambere, Desa Lembangbaji, adanya hamparan sawah yang membentang walau tidak seluas daerah lain di Sulawesi Selatan, namun memberi arti bagi penyuplai kebutuhan beras utamanya di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Desa Lembangbaji merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Pasimasunggu Timur Kab. Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan. Dan juga merupakan desa yang berada digugusan pulau – pulau Selayar yaitu Pulau Jampea. 

Sebuah keunikan tersendiri di Pulau Jampea ini, karena satu –satunya wilayah yang mempunyai areal persawahan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sehingga tidaklah mengherankan bila Pulau Jampea menjadi penyanda pangan ,utamanya beras untuk Kab. Kepulauan Selayar.

Namun sebuah fenomena yang akan kita dapatkan di desa tersebut, karena areal pertanian yang ada pada saat- saat tertentu akan tertidur seiring dengan lambaian nyiur dan hantaman ombak dibibir pantai yang mengiringinya. 

 Lahan itu seakan tak terjamah pada saat musim kemarau, kita hanya akan melihat debu – debu yang berterbangan dan tanah yang retak retak. kondisi itu sangat kontras dengan kondisi pada saat musim Hujan.

Pada saat musim kemarau , air irigasi tak mampu melayani kebutuhan air di areal persawahan , bahkan pada saat – saat tertentu debit air sangat kecil dan bahkan kering. Disisi lain masyarakat sangat mengharapkan adanya sebuah peningkatan kesejahteraan dengan menggarap lahan yang tidur pada saat musim kemarau. 

Sudah ada beberapa masyarakat yang mengusahakannya melalui pompa air, namun usaha itu masiih dalam bentuk perorangan , hanya masyarakat yang mempunyai modal saja yang dapat melakukan hal tersebut.

Seiring dengan harapan dan mimpi masyarakat untuk membangunkan lahan tidur didaerah tersebut .Pada tahun 2009 sebuah program pemerintah diperkenalkan . Program Nasional Pemeberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan itulah nama Program tersebut . 

Dimana program ini mencoba untuk mengajak masyarakat untuk peduli dalam membangun didesanya, mereka akan dilibatkan menjadi penggagas, perencana, pelaksana, pengawas, dan pemelihara kegiatan. Tidak mudah untuk mengajak masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjalankan program ini tanpa ada kesadaran yang mendalam , disinilah seoran g Hasimuddin, S.Pd.I dan Zainal Abidin, ST sebagai Fasilitator Kecamatan dituntut untuk berkarya dan pantang menyerah dalam mendampingi masyarakat yang sangat mejemuk. Apalagi dengan masyarakat Bonelambere yang dikenal berwatak keras di pulau Jampea tersebut.

Perlahan namun pasti masyarakat Bonelambere mulai menyambut baik PNPM MPd , dengan penuh antusias, sehingga pada saat Musyawarah desa Khusus perempuan usulan yang diprioritaskan adalah usulan yang dapat membangunkan lahan mereka yang sedang tertidur dengan pulasnya dimusim kemarau.

Dengan penuh semangat para utusan desa yang akan mengikuti perengkingan di kecamatan, mereka menjadi duta penyelamat untuk peningkatan taraf hidup didesanya. Tanpa disadari usulan mereka berupa Pipanisasi Pertanian menjadi usulan yang menempati rangking pertama.

Usulan tersebut kini sudah mulai akan difungsikan sisa menunggu musim panen selesai, dan setelah itu barulah masyarakat akan menggunakan sarana Pipanisasi pertanian tersebut

Tidak ada kata yang bisa terucap dimulut mereka saat akan serah terima.selain terima kasih kepada PNPM, idittemo antu anrongrongi tinro lambere’na galungku,tide’mo nasallo riemo antu batara lohe ri Bonelambere pak. 

" Kitalah yang membangunkan tidur panjangnya sawahku, tidak lama lagi akan ada jagung yang banyak di Bonelambere Pak ." Itulah sepintas ucapan masyarakat dalam bahasa Selayar.

Saat ini yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana masyarakat memelihara dan menggunakan fasilitas yang dibangun tersebut dengan penuh kesadaran untuk sebuah keberlanjutan.

Dan apa yang didambakan masyarakat Bonelambere Insya Allah akan menjadi Geliat Pertanian di Lahan Kering bukan lagi menjadi sebatas mimpi dan harapan. Kenyataan itu akan terwujud dengan kerja keras dan semangat. 

Terima kasih para pelaku - pelaku PNPM mandiri Perdesaan. Maju terus tanpa keluh kesah, Rintangan dan tantangan pasti akan ada dalam perjalanan ini. (Sumber : selayar online.com)

Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar