Selayar
Home » , , , » Oknum Panitera Pengadilan Nikahi Siswi SMP

Oknum Panitera Pengadilan Nikahi Siswi SMP

Penulis Media Selayar on Jumat, 22 April 2011 10.22.00

Oknum ,Panitera ,Pengadilan , Nikahi, Siswi ,SMP
iLLUSTRASI GAJAH
MEDIA SELAYAR. (22/04/11) - Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Luwu Timur mendesak Ketua Pengadilan Tinggi Makassar untuk memeriksa oknum panitera Pengadilan Negeri Malili, Us, yang dilaporkan telah melakukan pernikahan dengan anak di bawah umur di daerah tersebut.

Koordinator Kopel Lutim, Yamin Maguna, menilai perkawinan di bawah tangan itu melanggar Undang-undang No.1 tahun 1974 tentang perkawinan karena AA masih di bawah umur. "Oknum panitera harus dihukum sesuai dengan kode etik dan undang-undang yang melarang menikahi anak di bawah umur," ungkap Yamin kepada BKM, Senin (18/4).

Sebelumnya, Us (43) yang sehari-harinya bertugas sebagai panitera muda di Pengadilan Negeri Malili, Kabupaten Luwu Timur dikabarkan menikah dengan AA yang baru berusia 15 tahun, pelajar yang baru duduk di kelas tiga sebuah SMP negeri di Malili.

Informasi yang berkembang menyebutkan pernikahan oknum panitera dengan pelajar SMP itu berlangsung pada 2 Desember 2010 lalu, di kediaman AA kawasan Puncak Indah Malili, atas persetujuan kedua orangtuanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur, Abdul Wahid Tahir yang dikonfirmasi menilai pernikahan itu tidak sah secara hukum negara. "Dalam Undang-Undang Perkawinan dijelaskan bahwa perempuan diizinkan melangsungkan pernikahan jika telah berumur minimal 16 tahun," jelasnya.

Laporan pernikahan mereka (Us dan AA,red) tidak tercatat di pembantu pencatatan nikah (PPN). Padahal sesuai dengan aturan 10 hari sebelum acara pernikahan laporannya sudah harus tercatat.

Us yang ditemui membenarkan jika pernikahan yang dilakukannya atas dasar suka sama suka dan tidak ada unsur pemaksaan di dalamnya. "Kami saling menyukai, tidak ada unsur paksaan dari orang lain," singkatnya.


Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar

CARI BERITA