Selayar
Home » , » Pilkada Sulawesi Selatan Rawan Konflik

Pilkada Sulawesi Selatan Rawan Konflik

Penulis Media Selayar on Minggu, 06 Juni 2010 06.45.00


MEDIA SELAYAR. Sebanyak enam daerah dari 11 kabupaten yang siap menggelar pemilihan umum kepala daerah (pilkada) kabupaten pada 23 Juni 2010 dinilai rawan konflik karena terdapat calon bupati yang berstatus incumbent atau masih menjabat.

"Keenam kabupaten yang rawan tersebut adalah Barru, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara, Bulukumba, dan Gowa, karena dikhawatirkan adanya massa fanatik pendukung masing-masing calon, khususnya calon incumbent," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa Sulsel Tau Toto Ranggina di Makassar.

Menurut dia, pemerintah setempat dan pihak terkait khususnya pihak keamanan dan KPU kabupaten selaku penyelenggara pesta demokrasi itu harus mengantisipasi secara dini terjadinya konflik horizontal antara massa pendukung.

Saat ini, tahapan pilkada di 11 kabupaten di Sulsel itu sedang berlangsung, dan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati sudah berakhir pada 25 Februari 2010. Dalam sepekan ini, pihak KPU kabupaten setempat melakukan verifikasi dari dokumen masing-masing calon, baik dari segi jumlah suara dukungan maupun latar belakang para calon.

"Semua pihak, tak terlepas dari masyarakat setempat, harus bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi itu untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan harapan rakyat," kata Toto.

Sementara itu, pengadaan anggaran pilkada di 11 kabupaten di Sulsel yakni Barru, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara, Bulukumba, Tana Toraja, Toraja Utara, Selayar, Pangkep, Maros, dan Kabupaten Gowa disesuaikan dengan anggaran APBD pemerintah kabupaten setempat.

Besarnya anggaran pilkada tersebut bervariasi mulai dari Rp 6 miliar hingga Rp 12 miliar, disesuaikan dengan kondisi di lapangan untuk menggelar satu atau dua kali putaran dalam pilkada kabupaten periode 2010-2015. (Repro kompas)


0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar