Selayar
Home » » Ince Langke Di Tuding Rugikan Golkar

Ince Langke Di Tuding Rugikan Golkar

Penulis Media Selayar on Sabtu, 19 Juni 2010 20.22.00

MAKASSAR – SELAYAR.  Fraksi Partai Golkar (FPG) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) merasa dirugikan anggota fraksi Ince Langke akibat dia semakin jarang mengikuti rapat di DPRD. Ketua FPG Ajiep Padindang mengatakan, Ince memiliki tugas mewakili dan membawa misi fraksi di setiap rapat di DPRD,baik rapat komisi maupun rapat alat kelengkapan DPRD lainnya

. “Golkar sudah dirugikan karena dia punya kewajiban membawa misi fraksi atau partai di setiap rapat itu. Meski hanya satu suara, itu sangat berarti buat partai,” katanya. Ajiep mengatakan, segera memberikan teguran tertulis kepada Ince terkait seringnya absen di rapat DPRD.

Menurutnya, Ince semakin jarang mengikuti rapat sejak dia menyatakan diri maju sebagai bakal calon wakil bupati di Pilkada Selayar. “Setiap kali absen,biasanya dia ada alasan keluarga atau kesibukan pribadi.Kami segera memberi teguran tertulis karena selama ini hanya teguran lisan,”ungkapnya. 

Diketahui, Ince maju sebagai calon wakil bupati Selayar mendampingi Syamsu Alam Ibrahim dengan mengendarai partai lain, yakni PDIP dan PBR. Ince menantang bakal calon bupati incumbent yang diusung Golkar, Syahrir Wahab. Dalam aturan tata tertib DPRD, seorang calon akan diusulkan diberhentikan apabila tidak mengikuti rapat enam kali secara berturut- turut tanpa pemberitahuan.

Namun, dalam kasus Ince, hal itu kemungkinan tidak bisa diberlakukan karena Ince tetap memberi kabar alasan dia absen. “Namun, etika yang baik bagi anggota Dewan adalah mengundurkan diri apabila sudah tidak mampu lagi menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat,”ujar Ajiep. Terkait teguran fraksinya itu, Ince Langke gagal dikonfirmasi kemarin. 

Telepon seluler mantan Ketua DPD II Golkar Selayar itu tidak aktif. Sebelumnya, Ince mengatakan tidak bisa diminta mundur karena tidak ada aturan partai yang mengharuskan dia mundur sebagai anggota DPRD. Juru kampanye Ince Langke, Halim Rimamba, menyatakan, sanksi bagi anggota DPRD tidak bisa diberikan begitu saja karena ada aturan yang mendasarinya. 

Ince tidak pernah absen tanpa pemberitahuan hingga enam kali seperti diatur tatib. “Lagi pula Pak Ince bersosialisasi tidak pernah memakai atribut Golkar atau mengajak kader Golkar ikut mendukung,” tandasnya kemarin. (SI-bakti m munir) repro; Makassar Terkini On Line.

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar