.

Media Selayar

Medianya Orang Selayar

Home » » DEBAT KANDIDAT SELAYAR PERSIS ANAK ANAK

DEBAT KANDIDAT SELAYAR PERSIS ANAK ANAK

Penulis Media Selayar TV on Senin, 07 Juni 2010 21.12.00



Arsil : Ada kesan bahwa debat kandidat sengaja diarahkan untuk menyudutkan Syahrir Wahab

Perjalanan tahapan pemilukada Kabupaten Kepulauan selayar memasuki minggu terakhir menjelang 23 Juni 2010, tahapan pelaksanaan telah sampai pada tahap masa kampanye. Selanjutnya sejumlah event penting telah dilaksanakan. Kegiatan Debat Kandidat Bupati Selayar yang dilaksanakan pada hari Minggu 6/6 oleh kpud selayar berlangsung di ruang pola kantor bupati selayar, yang di hadiri oleh semua pasangan calon bupati dan wakil bupati selayar. Debat diawali pukul 20.00 wita diawali dengan prakata oleh pengarah yang di kontrak oleh pelaksana. Sedikitnya 200an undangan hadir dalam acara tersebut.

Pelaksanaan debat kandidat ini mulai menghangat saat memasuki sesi ke dua dimana seluruh kandidat mengutarakan sejumlah program dan target setelah menang pemilu, yang tertuiang dalam visi dan misi mereka. Kemudian ditanggapi oleh calon lainnya, dimana pada sesi ini banyak mendapat applaus dari undangan yang terdiri dari sejumlah pendukung calon.

Ketegangan sempat terjadi saat seorang calon Bupati mengarahkan sebuah pertanyaan yang bernada menyudutkan incumbent , yang dijawab oleh incumbent dan kemudian mendapat tanggapan lebih menyudutkan incumbent. Kondisi lebih panas lagi terjadi karena ulah sejumlah undangan yang sengaja meneriakkan slogan slogan dukungan mereka saat pertanyaan menyudutkan yang diarahkan ke incumbent kemudian dijawab.

Ketegangan juiga terjadi diluar ruangan dimana massa pendukung incumbent yang mendengar melalui siaran radio ikut membalas berteriak bila dukungan mereka usai mnenjawab pertanyaan , sehingga jadilah acara tersebut riuh oleh yel , dan teriakan saling menuding yang diiringitepuk tangan.

Setelah berlangsung 2 jam atau setidaknya pukul 22 wita, semakin ramai warga yang berdatangan ke ruang pola kantor bupati selayar, dimana sebagian warga mengaku penasaran mau menyaksikan langsung kondisi yang terjadi karena mereka mendengar dari sebuah siaran langsung radio dirumah serta diposko dukungan mereka.

Namun mereka terpaksa tidak masuk menyaksikan karena tertahan pada pintu gerbang memasuki kantor bupati selayar oleh pihak keamanan dengan alasan siaga satu. Selain itu petugas juga meminta undangan kepada warga yang bermaksud menyaksikan langsung.

Bukan hanya warga yang dilarang tapi sejumlah wartawan peliput acara ini juga dilarang masuk. Jadinya para warga yang tertahan kemudian berkumpul didepan kantor bupati selayar dengan membentuk kelompok kelompok sesuai dukungan mereka sambil mendengarkan siaran radio local yang menyiarkan acara tersebut.

Gita Megawati , salah seorang reporter media, menyayangkan sikap pelaksana dan pengamanan yang terlalu over proteksi terhadap pelaksanaan debat kandidat selayar 2010 ini, pasalnya, bukan hanya di selayar yang melaksanakan kegiatan seperti ini dan dirinya mengaku selalu meliput acara seperti ini, dan pengamanan juga biasa biasa.

Tidak seperti di selayar , eh malah seperti orang menjaga wilayah yang tidak aman, tutur Gita kepada media ini. Sejumlah warga yang dimintai tanggapan malah menertawakan pihak keamanan yang terlalu over dan kuurang memahami kemauan warga yang sebatas mau menyaksikan.

Kami ini bukan musuh para peserta dan bukan musuh yang dating mau mengamuk , kami hanya mau menonton pak , ujar warga bernama arman kepada pihak keamanan.

Sementara itu Ketua Forum Peduli Selayar , Arsil Ihsan, menyayangkan sikap pelaksana dan pihak keamanan yang bertugas di lokasi kegiatan debat kandidat calon bupati selayar yang menerapkan hal ini, dengan alasan bahwa terbukti tidak terjadi sesuatu apapun pasca pelaksanaan, kemudian prosudure layanan public juga terabaikan karena pilih kasih memasukkan warga , selanjutnya menghalang halangi kegiatan jurnalistik maka akan melanggar UU Pers . Ini bisa dipidanakan dan kami akan menindak lanjuti aduan reporter tersebut tegas arsil.

Sementara saat ditanya tentang penilaiannya terhadap debat kandidat, arsil menjaweab bahwa biasalah kalau para kandidat pemilu seperti jual kecap , semua pasti bagus dan jago berteori, buktinya adalah tidak satupun yang memperhatikan warga selayar yang tidak jadi masuk menonton karena tertahan di luar pintu masuk kantor bupati.

Yang saya dengar dari radio , bahwa mereka ini berdebat dengan menyudutkan kandidat lain. Cara menyudutkannya adalah menyerang dengan sejumlah dugaan kesalahan , selanjutnya mereka terkesan mengadu kepada siapapun yang mendengar bahwa kandidat lawannya itu punya salah banyak, dan dirinya benar, inikan sama saja anak anak yang sehabis bertengkar kemudian pulang mengadu ke orangtuanya, kunci arsil.

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar

BERLANGGANAN BERITA

 
Alamat Redaksi Jl.Mkr Bonto No 28 | Benteng Kab-Kep-Selayar -92812- email- radiocontrend at yahoo dot co dot id-
CP-081 241 927 000-Media Selayar--Sulawesi-Selatan--Indonesia
KAMI BANGGA- DAN BERTERIMA KASIH- KEPADA PEMBACA DAN PENDENGAR
STAY TUNE 98,3 FM--SEMUA UNTUK SELAYAR