.

Media Selayar

Medianya Orang Selayar

Home » , » Sorotan Pada Anggaran Studi Banding DPR

Sorotan Pada Anggaran Studi Banding DPR

Penulis Media Selayar TV on Jumat, 28 Mei 2010 10.27.00

MEDIA SELAYAR. Sorotan Pada Anggaran Studi Banding DPR PolitikIndonesia.com: Studi banding anggota DPR ke luar negeri kali ini kembali jadi sorotan. Program yang diselenggarakan untuk peningkatan kualitas dinilai tidak jelas. Pasalnya, tidak ada pelaporan yang dilakukan Dewan tiap kali usai melakukan kunjungan ke mancanegara.

Sedangkan anggaran untuk itu cukup besar. Dari data yang diungkap data Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra), anggaran Dewan untuk melakukan studi banding ke luar negeri pada tahun 2010 mencapai Rp 122 miliar.

Dana itu digunakan untuk melakukan 58 kunjungan ke 20 negera. Kritikan dilontarkan oleh Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parleman Indonesia (Formappi), Sebastian Salang. “Selama ini tidak ada korelasi langsung antara studi banding dan kebijakan yang dihasilkan. Apalagi tidak ada laporannya, itu berarti cuma jalan-jalan. Mending dihentikan,” kata dia, Jumat, (12/02). Siang

Berpandangan, untuk perbaikan kapasitas anggota Dewan, sebaiknya dibentuk sistem pendukung. Misalnya, membuat dewan pakar yang akan memberi pengayaan kepada anggota Dewan secara berkala. “Misalnya pelatihan khusus bagi perancang UU. Dan dibuat budget centre.

Ada badan yang memang mengumpulkan pakar di bidang anggaran,” kata dia. Dengan demikian, lanjutnya, Dewan tidak dibohongi pemerintah lagi terkait anggaran pesawat kepresidenan, pagar istana dan mobil dinas pejabat negara. “Jadi DPR bisa membuat rancangan anggaran alternatif untuk perbandingan,” jelas Salang. Salang khawatir, jika alokasi miliaran rupiah untuk plesiran anggota Dewan itu dilaksanakan, maka akan menambah citra buruk bagi Dewan. “Mereka memperburuk citranya sendiri dengan menambah anggaran.

Padahal masyarakat sudah pernah mengkritik habis soal ini,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Badan Anggaran DPR, Harry Azhar Aziz mengaku belum mengecek perihal kebenaran data alokasi anggaran sebesar Rp 122 miliar. “Kita masih mengecek data itu. Kalau mau proporsional, harusnya cek juga anggaran pemerintah, menteri,” kata dia, Jumat (12/02).

Aziz mengatakan alokasi anggaran sudah disetujui oleh Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR yang juga dijabat Ketua DPR Marzuki Alie. Dikatakannya, total anggaran untuk DPR dalam APBN 2010 adalah Rp 1,9 triliun.

Dengan demikian alokasi anggaran kunjungan ke luar negeri DPR adalah sekitar 6 persen. “Kalau 6 persen anggaran itu kaitannya dengan peningkatan kapasitas, gimana?” kata Aziz yang setuju memang harus ada ukuran atas peningkatan kapasitas itu.

Ia menjelaskan, saat ini, dalam pembahasan rancangan undang-undang dengan pemerintah, Dewan memang sudah seimbang dengan pemerintah dalam tataran wacana. Namun, untuk hal teknis Dewan masih di bawah pemerintah. “Itu salah satunya perlunya (kunjungan ke luar negeri),” ujarnya. (*)

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar

BERLANGGANAN BERITA

 
Alamat Redaksi Jl.Mkr Bonto No 28 | Benteng Kab-Kep-Selayar -92812- email- radiocontrend at yahoo dot co dot id-
CP-081 241 927 000-Media Selayar--Sulawesi-Selatan--Indonesia
KAMI BANGGA- DAN BERTERIMA KASIH- KEPADA PEMBACA DAN PENDENGAR
STAY TUNE 98,3 FM--SEMUA UNTUK SELAYAR